Manchester City
Manchester City Terancam Sanksi Atas Dugan Pelanggaran Financial Fair Play
Liga Premier telah merujuk Manchester City ke komisi independen menyusul dugaan pelanggaran peraturan keuangan.
TRIBUNJAMBI.COM - Manchester City menghadapi hukuman dari Liga Premier atas dugaan pelanggaran peraturan keuangan.
Liga Premier mengkonfirmasi pada hari Senin (6/2/2023) bahwa sejumlah dugaan pelanggaran aturan kompetisi telah dirujuk ke komisi independen.
Dugaan pelanggaran ini berlangsung hingga musim 2009-10.
Man City dikatakan telah melanggar peraturan yang berkaitan dengan penyediaan informasi keuangan yang akurat, khususnya sehubungan dengan pendapatan klub.
Termasuk pendapatan sponsor dan biaya operasional, antara musim 2009-10 dan 2017-18, serta rincian remunerasi untuk manajer dan pemain antara musim 2009-10 dan 2015-16.

Liga Premier juga merujuk City ke komisi independen karena kegagalan klub untuk mematuhi Peraturan Perizinan Klub dan Financial Fair Play UEFA antara 2013 dan 2018.
Baca juga: HASIL LIGA INGGRIS: Tottenham Hotspur 1-0 Manchester City, Nottingham Forest 1-0 Leeds
Pada tahun 2020, City mendapat larangan dua tahun dari sepak bola Eropa yang dibatalkan oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga karena pelanggaran ini.
Klub didenda €10 juta karena gagal bekerja sama, turun dari €30 juta awal, tetapi diizinkan bermain di turnamen klub internasional UEFA.
City juga dikatakan telah melanggar aturan Liga Premier seputar profitabilitas dan keberlanjutan pada musim 2015-16, 2016-17, dan 2017-18.
Liga Premier juga mengklaim bahwa City gagal bekerja sama atau membantu penyelidikan mereka dengan memberikan dokumen dan informasi yang berkaitan dengan setiap musim, termasuk yang sedang berlangsung, sejak awal musim 2018-19.
Baca juga: HASIL Piala FA: Manchester City vs Arsenal, Gol Nathan Ake Tumbangkan The Gunners
Sesuai dengan aturan Premier League, persidangan di hadapan komisi akan disidangkan secara pribadi, dengan keputusan komisi akan dipublikasikan di situs web resmi liga.
Musim lalu, Burnley dan Leeds United dilaporkan mengajukan keluhan ke Liga Premier atas keputusannya untuk tidak menuntut Everton atas pelanggaran aturan keuntungan dan keberlanjutan, meskipun keluhan tersebut kemudian dibatalkan.
Di Italia, raksasa Serie A Juventus bulan lalu dikurangi 15 poin karena "penyimpangan keuangan", dengan mantan ketua Andrea Agnelli dan mantan kepala sepak bola Fabio Paratici yang sekarang di Tottenham dilarang bermain sepak bola Italia masing-masing selama dua tahun dan 30 bulan.
Baca juga: Pep Guardiola Bertanggung Jawab Atas Penampilan Buruk Haaland dan Manchester City
Baca juga: Manchester City Pantau Performa penyerang Napoli, Khvicha Kvaratskhelia
Sekarang Anda dapat menyimak update berita tribunjambi.com via Google News
Habis Akal Pep Guardiola Tangani Manchester City yang Lagi Bapuk |
![]() |
---|
Manchester City Ingin Datangkan Paul Pogba yang Dilepas Juventus? |
![]() |
---|
Bursa Transfer Manchester City: Guardiola Ingin Pemain Kembali dari Cedera, Bukan yang Baru |
![]() |
---|
Fabio Capello Komentari Pep Guardiola 'Sombong' saat Manchester City Dikalahkan Juventus |
![]() |
---|
Manchester City Dikalahkan Liverpool 2-0, Pep Guardiola: Kita Lihat Akhir Musim |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.