Manchester City
Pep Guardiola Bertanggung Jawab Atas Penampilan Buruk Haaland dan Manchester City
Manchester City mengalami penurunan performa, bertepatan dengan kegagalan Erling Haaland mencetak gol, namun Pep Guardiola tidak panik.
TRIBUNJAMBI.COM - Pep Guardiola bertanggung jawab atas paceklik gol Erling Haaland baru-baru ini, tetapi menikmati tantangan untuk membuat striker dan tim Manchester City nya kembali menyerang.
Haaland dalam rekor terpanjangnya tanpa mencetak gol sejak bergabung dengan City dari Borussia Dortmund menjelang musim 2022-23.
Dia gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan berturut-turut.
Dia mencetak 27 gol dalam 21 pertandingan pertamanya, memecahkan sejumlah rekor di sepanjang jalan, tetapi gagal melepaskan tembakan tepat sasaran melawan Chelsea, Southampton atau Manchester United.
Alih-alih fokus pada apa yang Haaland lakukan salah secara tiba-tiba, bagaimanapun, Guardiola mengatakan dialah yang harus memastikan striker produktif itu disuplai oleh rekan satu timnya.

"Kami memiliki permainan kami, kami memiliki prinsip kami, tetapi cara kami bermain dalam dua pertandingan terakhir tidak membantu Erling untuk mencetak gol," kata Guardiola.
Baca juga: Manchester City Pantau Performa penyerang Napoli, Khvicha Kvaratskhelia
“Dalam build-up Anda bisa lebih melebar, tetapi di sepertiga akhir Anda harus memiliki pemain di tengah. Jika Erling tidak ada, kami tidak akan mencetak gol.
“Di masa lalu kami selalu memiliki pergerakan luar biasa di sepertiga akhir, di ruang kecil.
"Sekarang, dalam dua pertandingan terakhir, kami tidak memilikinya.
"Saya akan mengatakan itu adalah kesalahan saya. Saya tidak membuat mereka mengerti cara kami menyerang.
"Kami membutuhkan pelari, bukan hanya Erling.
"Jika kami hanya memiliki Erling, dia akan dikendalikan oleh dua atau tiga bek tengah. Kami membutuhkan lebih banyak pemain di posisi itu, tentunya. Kami telah melakukannya. Kami harus melakukannya lebih sering." ujarnya dikutip dari FotMob.
Hanya sekali Haaland menjalani lebih dari tiga pertandingan liga tanpa mencetak gol selama tiga tahun bersama Dortmund dan City, lima pertandingan antara Maret dan April musim lalu.
Sedikit penurunan performa pemain berusia 22 tahun itu bertepatan dengan perjalanan yang sulit bagi City, yang kalah dalam pertandingan beruntun menjelang menghadapi Tottenham di Liga Premier pada Kamis.
Baca juga: Manchester United Tekuk Manchester City 2-1: Rashford Menutup Comeback Dramatis Setan Merah
Manchester City, yang bertujuan untuk menghindari pertandingan liga kandang ketiga berturut-turut tanpa kemenangan untuk pertama kalinya sejak Desember 2016.
Habis Akal Pep Guardiola Tangani Manchester City yang Lagi Bapuk |
![]() |
---|
Manchester City Ingin Datangkan Paul Pogba yang Dilepas Juventus? |
![]() |
---|
Bursa Transfer Manchester City: Guardiola Ingin Pemain Kembali dari Cedera, Bukan yang Baru |
![]() |
---|
Fabio Capello Komentari Pep Guardiola 'Sombong' saat Manchester City Dikalahkan Juventus |
![]() |
---|
Manchester City Dikalahkan Liverpool 2-0, Pep Guardiola: Kita Lihat Akhir Musim |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.