Dinkes Merangin Terima Laporan 7 Kasus DBD di RSUD Bangko
Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin menerima laporan tujuh kasus Demam Berdarah Dengeu (DBD), sedang ditangani RSUD Kolonel Abundjani Bangko.
Penulis: Solehan | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MERANGIN - Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin menerima laporan tujuh kasus Demam Berdarah Dengeu (DBD), sedang ditangani Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolonel Abundjani Bangko.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin, Sony Propesma mengatakan, tujuh kasus tersebut berasal dari beberapa wilayah di Kabupaten.
"Sebarannya terjadi di beberapa kecamatan, kami sudah melakukan instruksi kepada pihak puskesmas setempat, untuk melakukan pemeriksaan rutin di lokasi tersebut," kata Sony, Kamis (2/2/2023).
Lebih lanjut, Sony menghimbau masyakarat untuk segera melakukan sosialisasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
Terkait pelaksanaan fogging, Sony menjelaskan untuk wilayah yang mengalami lebih dari dua kasus DBD, maka akan dilakukan fogging dengan radius 100 meter.
"Jika baru satu kasus, fogging tidak bisa dilaksanakan, karena dikhawatirkan pasien terkena DBD saat berada di luar Kabupaten Merangin," pungkasnya.
Baca juga: Kasus DBD di Batanghari Capai 193 Orang, Dinkes: 2023 Jumlah Kasus Turun
Baca juga: Kasus DBD di Provinsi Jambi Meningkat, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan
Baca juga: 102 Kasus DBD di Muaro Jambi, Trend Tertinggi Terjadi pada Januari 2022
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/06122018_nyamuk-demam-berdarah.jpg)