Berita Selebritis

DNA Bercak Darah Venna Melinda Diungkap Polisi, Ferry Irawan Tak Bisa Mengelak Lagi!

Pihak kepolisian akhirnya mengungkapkan jasil DNA bercak darah Venna Melinda, Ferry Irawan tak bisa mengelak lagi.

Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
ist
Venna Melinda dan Ferry Irawan 

TRIBUNJAMBI.COM - Pihak kepolisian akhirnya mengungkapkan jasil DNA bercak darah Venna Melinda, Ferry Irawan tak bisa mengelak lagi.

Sebelumnya sejumlah pihak merasakan kejanggalan terhadap darah yang mengalir di hidung ibunda Verrell Bramasta itu.

Yang terbaru, ada pakar Telematika, Abimayu menganggap bercak darah Venna Melinda janggal.

Abimayu mempertanyakan titik darah yang ada di wajah Venna Melinda.

Secara tegas Abimayu menyebut hal janggal usai melihat foto Venna Melinda yang bercucuran darah yang tersebar di media sosial.

"Jadi ada yang penuh merah, tapi sebelah kanannya tidak. Tidak adanya darah tersebut itu benar-benar gak ada saja, bukan karena disapu sama tisu atau tangan. Kalau disapu akan kelihatan. Karena kita bicara darah, bukan karena sekedar kecap atau apa," ungkap Abimanyu dilansir dari YouTube RCTI.

Baca juga: Ulah Aldi Taher Keluarga Ferry Irawan Makin Menderita, Sentil KDRT Venna Melinda: Makin Dibully

Baca juga: Download 10 Lagu Viral di TikTok 2023, Ada DJ Remix Full Bass, Unduh Snaptik Jadi MP3

Baca juga: Antonio Dedola, Pacar Nikita Mirzani Resmi Jadi Mualaf

Baru-baru ini akhirnya polisi ungkap hasil DNA bercak darah Venna Melinda Tersebut.

Terkait keraguan pada bercak darah Venna Melinda pun akhirnya membuat pihak yang berwajib melakukan berbagai pemeriksaan hingga mencocokkan keaslian darah tersebut.

"Kami menerima barang bukti dari Polda Jatim ada 5 sampel. Salah satunya darah yang berada di lantai," kata Kombes Pol Sodiq Pratomo selaku Kabid Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur

Polisi mengungkapkan bahwa darah yang didapati di lantai tersebut kemudian akhirnya diperiksa dan dicocokkan dengan milik Venna Melinda.

Dan hasilnya, memang benar dan terbukti itu adalah darah Venna Melinda.

"Hasilnya, identik dengan Venna Melinda," sambungnya lagi melanjutkan penjelasannya tersebut.

Venna Melinda dan Ferry Irawan
Venna Melinda dan Ferry Irawan (ist)

Rupanya bercak darah bukan menjadi satu-satu bukti kuat yang turut diperiksa terkait kasus KDRT yang dialami Venna Melinda ini.

Ada juga sobekan kain dari kaos cokelat serta handuk putih yang turut diperiksa untuk memperkuat kasus ini.

"Ketika barang bukti tersebut diperiksa, seluruhnya cocok dengan barang saudara Venna Melinda," terangnya.

Sementara itu kasus KDRT ini sendiri sempat diungkap Ferry Irawan sebagai setingan.

Ferry Irawan merasa ada yang tidak beres di balik kasus dugaan KDRT yang dituduhkan Venna Melinda padanya.

Hal itu tampak diungkap Ferry Irawan melalui sebuah video yang kini telah tersebar di sosial
media.

Dalam video tersebut, Ferry Irawan bahkan mengungkap kronologi awalnya ia menemani Venna Melinda ke Surabaya.

Ferry bahkan mengaku sudah tahu bila dirinya akan ditahan.

"Sebelum saya datang ke Surabaya, jauh-jauh hari saya sudah tahu saya akan dilakukan penahanan pada hari ini," ujarnya dilansir Sripoku.com dari Instagram Lambegosiip.

Ferry Irawan kemudian menjelaskan bahwa dirinya dipaksa mengantar Venna Melinda ke Kediri, tempat terjadinya dugaan KDRT.

"Kejadian di Kediri, tanggal 7 itu tadinya saya tak mau mengantar karena saya ada kegiatan syuting, karena istri
saya memaksa, dan tidak ada yang mengantar, akhirnya saya antar, saya korbankan, saya tidak jadi bekerja," ungkapnya.

Ferry Irawan membantah adanya penganiayaan yang menyebabkan hidung ibunda Verrell Bramasta itu berlumuran darah.

"Saya ingin meluruskan beberapa hal, bahwa tidak seperti seperti yang diberitakan yang selalu menyudutkan saya, menghina saya, tidak ada penganiayaan, tidak terjadi pemukulan seperti yang diberitakan," tuturnya.

Ferry Irawan merasa kasus dugaan KDRT yang membuatnya jadi tersangka seperti settingan.
Sebagai WNI, Ferry menuntut keadilan.

"Saya sudah tidak tahu lagi ada apa di balik semua ini. Saya tidak bermaksud suudzon kepada siapapun, tapi saya merasa kasus ini menjadi bola liar di luar sana. Saya juga punya hak sebagai warga negara, saya menuntut
keadilan," pungkasnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved