Gunung Kerinci Masih Semburkan Abu Setinggi 400 Meter

Aktivitas Gunung Kerinci masih mengeluarkan abu vulkanik hingga hari ini (13/1/2023).

Penulis: Herupitra | Editor: Teguh Suprayitno
Ist
Erupsi Gunung Kerinci. 

 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Aktivitas Gunung Kerinci masih mengeluarkan abu vulkanik hingga hari ini (13/1/2023). Namun hal itu tidak mengganggu aktivitas masyarakat Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci yang berada di kaki gunung api tertinggi di Asia Tenggara ini. 

Masyarakat setempat, Yudi mengatakan bahwa saat ini gunung Kerinci memang mengeluarkan abu. Meski gunung Kerinci selalu erupsi akhir akhir ini, namun hal itu tidak mempengaruhi aktivitas masyarakat. 

"Kami di Kayu Aro biasa-biasa saja, orang luar saja yang heboh," katanya. 

Diungkapkannya, saat ini warga masih beraktivitas seperti biasa yakni, ke ladang dan lain sebagainya. 

"Tidak ada warga terganggu, aktivitas warga tidak ada yang berubah masih tetap berkerja seperti biasa," ujarnya.

Jika masyarakat Kayu Aro, Kabupaten Kerinci sejauh ini belum berdampak dengan aktivitas gunung Kerinci, seperti adanya abu vulkanik yang turun di pemukiman warga. Namun dampak erupsi mulai dirasakan oleh warga Provinsi tetangga yakni Sumatera Barat.

Baca juga: Erupsi Gunung Kerinci Setinggi 1.200 Meter pada Pukul 18.10 WIB

Dimana beberapa desa di Kabupaten Solok Selatan, sumbar telah terjadi hujan abu vulkanik. Hal itu diakui Diki warga yang berada di Solok Selatan. 

"Meter W, Teluk Air Putih dan Lubuk Rasak kini berdampak dengan abu bulkanis Gunung Kerinci," ungkapnya seraya memperlihatkan video abu yang nempel di dedaunan. 

Petugas Pemantau Gunung Kerinci, Irwan dikonfirmasi mengatakan, bahwa pada, Jumat (13/1) sekira pukul 9.30 Wib terjadi erupsi Gunung Kerinci. Gunung Kerinci mengeluarkan abu dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 400 m di atas puncak (4.205 m di atas permukaan laut). 

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 7 mm dan durasi sementara ini 10 menit.

Katanya lagi, seismik terekam tremor menerus dengan amplitudo 2-7 dominan 3. Erupsi masih berlangsung hingga saat ini.

Baca juga: Gunung Kerinci Jambi dan Gunung Marapi Sumbar Erupsi Bersamaan, Waspada Level II

Dilanjutkannya, bahwa saat ini Gunung Kerinci masih berada pada Status Level II (Waspada). Sehingga pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada dipuncak gunungapi kerinci didalam radius 3 km dari kawah aktif (masyarakat dilarang beraktifitas didalam radius bahaya/KRB III).

Selain itu pihaknya juga meminta penerbangan disekitar gunungapi kerinci dihindari karena sewaktu-waktu masih memiliki potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan.(*) 

Ikuti berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jambi
Baca Juga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved