Berita Sarolangun

Angka Lakalantas di Sarolangun Tahun 2023 Meningkat, Pihak Kepolisian Lakukan Ini

Kasus laka lantas di tahun 2022 meningkat drastis, saat lantas Polres Sarolangun lakukan langkah pencegahan.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Abdullah Usman
Kasus laka lantas di tahun 2022 meningkat drastis, saat lantas Polres Sarolangun lakukan langkah pencegahan. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kasus laka lantas di tahun 2022 meningkat drastis, saat lantas Polres Sarolangun lakukan langkah pencegahan.

Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kasat Lantas Polres Sarolangun Iptu Marsani mengatakan bahwa angka kecelakaan lalu lintas tahun 2022 mengalami peningkatan 16 perkara dari tahun sebelumnya 2021.

“Di Tahun 2021 jumlah perkara laka lantas yang ditangani oleh unit laka sebanyak 79 perkara dengan korban meninggal dunia 37 orang, luka berat 16 orang, luka ringan 86 orang, di tahun 2022 mengalami kenaikan 16 perkara dengan jumlah perkara laka lantas sebanyak 95 perkara dengan korban meninggal dunia sebanyak 46 orang, luka berat 17 orang, dan luka ringan sebanyak 106 orang “. Ungkapnya

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Kasat Lantas Iptu Marsani, turun langsung bersama Kanit Kamsel dan anggotanya untuk gencar melaksanakan penyuluhan lalu lintas baik kepada masyarakat umum maupun kepada kelompok organisasi.

Baca juga: Diduga Maling Besi, SAD dan Warga di Sarolangun Selisih Paham

Baca juga: Sertijab Kapolres Tanjabtim, AKBP Andi Muhammad Ichsan Usman Pesan Jaga Situasi Kamtibmas

"Dengan harapan di tahun 2023 angka kecelakaan lalu lintas dapat menurun, " harapnya.

Saat ini Satlantas secara terus menerus setiap hari melakukan penyuluhan kepada Masyarakat umum maupun kepada Kelompok Komunitas, baik itu kepada sekolah, komunitas otomotif, komunitas ojek dan kelompok lainnya untuk menerapkan disiplin dan beretika dalam berlalu lintas dengan mematuhi segala aturan lalu lintas terutama penggunaan Helm SNI dan Safety Belt.

“Kita juga memasang spanduk spanduk himbauan untuk tertib berlalu lintas dan spanduk hati hati untuk di lokasi rawan kecelakaan di beberapa lokasi, diantaranya di pasar sarolangun, Desa Tanjung Rambai, Desa Sungai abang, dan beberapa lokasi di Kecamatan Bathin VIII serta kecamatan Singkut” tandasnya. (Tribunjambi.com/Abdullah Usman)

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Diduga Maling Besi, SAD dan Warga di Sarolangun Selisih Paham

Baca juga: Wali Kota Jambi Ingatkan untuk Penataan Mitra SPKLU

Baca juga: Ada Perampingan OPD di Pemkab Batanghari, Enam Kepala Dinas Ikuti Uji Kompetensi

Sumber: Tribun Jambi
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved