Berita Jambi

Gubernur Jambi Al Haris Resmikan Asrama Disabilitas Multi Layanan

Gubernur Jambi Al Haris resmikan asrama disabilitas multi layanan di Kota Jambi pada Kamis 5 Januari 2023.

Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Wira Dani Damanik
Gubernur Jambi Al Haris resmikan asrama disabilitas multilayanan di Kota Jambi pada Kamis 5 Januari 2023. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Gubernur Jambi Al Haris resmikan asrama disabilitas multi layanan di Kota Jambi pada Kamis 5 Januari 2023.

Al Haris mengatakan bahwa hal itu merupakan amanat dari undang-undang yang dia minta dibangun pada tahun 2022 lalu.

"Bahwa ada sekelompok anak yang menemui saya, mereka datang sekitar 60 orang. Mereka minta rumah mereka dan tentu kalau rumah sudah ada pemerintah bisa urus mereka. Saya minta ke pak kadis untuk dibuatkan datanya," kata Al Haris.

Gubernur Jambi Al Haris resmikan asrama disabilitas multilayanan di Kota Jambi pada Kamis 5 Januari 2023.
Gubernur Jambi Al Haris resmikan asrama disabilitas multilayanan di Kota Jambi pada Kamis 5 Januari 2023. (Tribunjambi.com/Wira Dani Damanik)

Dengan dibangunnya rumah disabilitas tersebut, pemprov akan melakukan pembinaan dan dibimbing untuk memiliki keahlian.

"Oleh karena itu saya berharap, dinas sosial bekerja untuk membantu mereka dengan baik, ada anggarannya," ujarnya.

Gubernur menegaskan bahwa disabilitas harus diperhatikan. Dia tidak ingin semua anak disabilitas dikucilkan.

"Jadi kita juga harus punya rasa beban moral," katanya.

Pihaknya juga akan melakukan pendataan serta bantuan dalam mendukung UMKM yang dilakukan disabilitas.

Baca juga: Soal dan Kunci Jawaban Kelas 4 SD Materi "Jual Beli" Halaman 190

Baca juga: Terlibat Kecelakaan dengan Truk Tronton, Mobil Ekspedisi Warna Merah Hancur di Jalan Lintas Sumatera

"Nanti kalau mereka sudah siap bekerja, kita support modal. Artinya dengan kekurangan fisiknya tidak mengurangi untuk bekerja," kata Haris.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jambi Arief Munandar mengungkapkan berdasarkan data dari seluruh kabupaten/kota ada sebanyak 16 ribuan.

"Jadi itu macam-macam, ada yang tuna rungu, disabilitas mental dan sebagainya. Kita berusaha untuk melayani disabilitas yang terlantar, yang memang membutuhkan pelayanan," kata dia.

Diakuinya bahwa disabilitas sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah. Hal itu disebutnya dapat membangkitkan semangat para disabilitas.

"Apalagi sekarang sudah ada perda disabilitas, sudah ada undang-undang bahwa 2 persen perusahaan harus menampung tenaga kerja disabilitas. Jadi kita kasih kompetensi ya, ada salon, jahit, cuci mobil dan lain-lain," pungkasnya. (Tribunjambi.com/Wira dani Damanik)

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Terlibat Kecelakaan dengan Truk Tronton, Mobil Ekspedisi Warna Merah Hancur di Jalan Lintas Sumatera

Baca juga: Polsek Muara Bulian Tangkap Pelaku Curanmor di Batanghari, Satu Pelaku Buron

Baca juga: Richard Eliezer Merasa Bersalah, Tak Tahu Kebenaran Putri Candrawati Dilecehkan di Magelang

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved