Minggu, 12 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Profil dan Biodata Tokoh

Profil dan Biodata Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-5 RI

Profil dan biodata Megawati Soekarnoputri. Megawati merupakan Presiden ke-5 Republik Indonesia.

Penulis: Suci Rahayu PK | Editor: Suci Rahayu PK
Kristanto Purnomo Kompastv
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri 

TRIBUNJAMBI.COM - Profil dan biodata Megawati Soekarnoputri.

Megawati merupakan Presiden ke-5 Republik Indonesia.

Dia juga sosok presiden pertama RI dan hingga saat ini maish menjadi satu-satunya presiden wanita RI.

Megawati pernah menjabat sebagai Wakil Presiden ke-8 RI di bawah pemerintahan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Berikut profil dan biodata Megawati Soekarnoputri

Nama Lengkap: Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri
Lahir 22-01-1947

Keluarga Megawati
Suami : Taufik Kiemas
Anak : M Rizki Pratama
M Pranada
Karina
Puan Maharani

Pendidikan Megawati
SD Perguruan Cikini Jakarta (1954-1959)
SLTP Perguruan Cikini Jakarta (1960-1962)
SLTA Perguruan Cikini Jakarta (1963-1965)
Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran Bandung (1965-1967); tidak selesai
Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Jakarta (1970-1972); tidak selesai

Karier Megawati
Anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia di Bandung, 1965
Pengurus DPC PDI Jakarta Pusat,
Anggota Fraksi PDI DPR-RI, 1987-1997
Ketua Umum PDI, 1993-1998
Ketua Umum PDI Perjuangan, 1998-2000, 2000-2005, 2005-2010,2010.2015
Wakil Presiden Republik Indonesia, 1999-2001
Presiden Republik Indonesia ke-5, 2001-2004

Masuknya Mega ke kancah politik telah mengingkari kesepakatan keluarganya. Karena trauma politik di masa sebelumnya, putra-putri Soekarno pernah bersepakat untuk tidak terjun ke bidang politik.

Sebelum bergabung ke partai, Megawati beserta suaminya Taufiq Kiemas adalah pengelola SPBU di Jakarta.

Masuknya Megawati ke partai politik bermula dari pertemuannya dengan Sabam Sirait sekitar tahun 1980, saat tak satu pun keluarga Soekarno tampil di dunia politik.

Awalnya Megawati menolak untuk bergabung ke partai, namun Sabam kemudian membujuk Megawati melalui suaminya.

Hingga pada 1987, Megawati dan adiknya Guruh Soekarnoputra, masuk dalam daftar calon anggota DPR dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI).

Kala itu, Megawati dianggap sebagai pendatang baru di kancah politik. Namun, ia lantas tampil menjadi primadona dalam kampanye PDI. Upaya Mega saat itu berhasil.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved