DPRD Provinsi Jambi

Anggota DPRD Provinsi Jambi Minta Polisi Ungkap OTT Pungli Oknum Dishub Hingga ke Akarnya

Anggota DPRD Provinsi Jambi, Samsul Riduan meminta agar persoalan terkait dengan operasi tangkap tangan pihak kepolisian terhadap sejumlah oknum di Di

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/Samsul Bahri
Ketua Pansus I DPRD Provinsi Jambi, Samsul Riduan 

Laporan Wartawan Tribun Jambi

Samsul Bahri, TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-

Anggota DPRD Provinsi Jambi, Samsul Riduan meminta agar persoalan terkait dengan operasi tangkap tangan pihak kepolisian terhadap sejumlah oknum di Dinas Perhubungan Kota Jambi dan Kabupaten Batanghari untuk diusut tuntas.

Samsul Riduan menilai bahwa dengan adanya kejadian ini perlu ditelusuri pihak-pihak yang terlibat.

Termasuk dikatakan oleh Samsul Riduan sudah berapa lama oknum tersebut bekerja di dinas perhubungan.
Di sisi lain, Samsul Riduan meminta kepada pihak kepolisian untuk secara terbuka mengungkap kasus pungutan liar ini hingga ke akar-akarnya.

“Kita minta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas dari kasus OTT oknum dishub ini sampai ke akar-akarnya. Keterlibatan siapa saja yang masuk dalam pungli ini harus diungkapkan, siapa dalang dari semua ini,”ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan oleh Samsul Riduan bahwa dirinya sangat menyayangkan adanya kejadian ini. Terlebih ditengah kesibukan semua pihak untuk menyelesaikan persoalan angkutan batu bara, namun ada pihak yang mencari keuntungan.

Samsul Riduan meminta kasus ini diungkap secara menyeluruh bukan tanpa sebab, dirinya bahkan menduga ada permainan yang lebih liar lagi yang dilakukan di lapangan. Apalagi jika dikaitkan dengan angkutan batu bara yang selama ini tidak terselesaikan mulai dari jam operasional angkutan batu bara hingga muatan dan jumlah kendaraan.

“Ini bisa kita duga juga, mungkin bisa jadi ada indikasi "permainan" di dalam kemacetan angkutan batu bara selama ini. Karena kita melihat selama ini seolah dibiarkan, sementara dishub kan punya ranah tanggung jawab dalam persoalan ini,”sebutnya.

“Maka kita dorong pihak kepolisian, adanya OTT ini menjadi bagian permulaan untuk mengungkap dugaan-dugaan yang ini menjadi pembicaraan juga di masyarakat umum. Kita dorong ini untuk secara transparan dan menyeluruh,”pungkasnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Purnawirawan TNI Datangi Mapolres Muaro Jambi, Pertanyakan Kasus Penipuan Istazi Cs

Baca juga: Saksi Kasus Penembakan di Merangin Mangkir dari Panggilan Polisi

Baca juga: Pendapatan Samsat Kerinci dari Pemutihan Pajak Kendaraan Lewati Target, Capai Rp 32 Miliar

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved