Berita Tebo
Aspan Sebut Pendompeng Dominan Bukan Warga Tebo, Razia PETI Tidak akan Berdampak ke Perekonomian
Pj Bupati Aspan saat dikonfirmasikan mengatakan, dari laporan yang diterima penambang tanpa izin di sana bukan asli warga Kabupaten Tebo melainkan ora
Penulis: Sopianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Belum lama ini tim gabungan yang terdiri dari Polda Jambi, Polres Tebo, Brimob, TNI dan Instansi terkait Pemkab Tebo melakukan penertiban Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah VII Koto, khususnya di wilayah konsesi PT Tebo Multi Agro (TMA).
Pj Bupati Aspan saat dikonfirmasikan mengatakan, dari laporan yang diterima penambang tanpa izin di sana bukan asli warga Kabupaten Tebo melainkan orang dari luar Kabupaten Tebo
Untuk itu, kata Aspan, pemberantasan yang dilakukan tim gabungan tidak akan berdampak ke perekonomian Kabupaten Tebo.
"Kita sedang mempersiapkan RTRW dan memasukkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), termasuk pendompeng. Sehingga ke depan, mereka akan ada wilayah sendiri untuk menambang," ungkapnya belum lama ini.
Sementara itu, data dari Polres Tebo ada 30 rakit yang beroperasi di wilayah konsesi PT TMA.
Sedangkan ada 8 rakit yang dimusnakan dengan cara di gergaji mesin.
Untuk penambang sendiri, tidak ditemukan satu pun
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Ferdy Sambo Perintahkan Arif Rahman Musnahkan DVR CCTV Komplek Duren Tiga, Kacaukan Skenario Awal
Baca juga: Sule Ungkap Kesedihan dan Ketakutan Dirinya Terhadap Adzam
Baca juga: Sinetron Takdir Cinta Yang Kupilih Tayang Kembali 19 Desember 2022