Profil dan Biodata Tokoh
Profil dan Biodata Amien Rais, Inisiator Partai Ummat yangTak Lolos Jadi Peserta Pilpres 2024
Nama : Prof. Dr. H. Muhammad Amien Rais Lahir : Surakarta, 26 April 1944 Orang Tua : Syuhud Rais (ayah), Sudalmiyah (ibu)
Penulis: Suci Rahayu PK | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM - Partai Ummat besutan Amien Rais dinyatakan gagal menjadi peserta Pemilu 2024.
Kepastian itu didapat setelah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari menetapkan daftar partai peserta Pemilu 2024, Rabu (15/12/2022).
Tidak lolosnya Partai Ummat disebabkan syarat verifikasi yang tak terpenuhi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Utara.
Di NTT, Partai Ummat hanya memenuhi keanggotaan di 12 kota/kabupaten dari syarat minimal keanggotaan di 17 kabupaten/kota.
Sementara itu, Partai Ummat di Sulawesi Utara hanya memenuhi keanggotaan di 1 kabupaten dari syarat minimal keanggotaan di 11 kabupaten/kota.
Namun pasca dinyatakan gagal, Partai Ummat akan melakukan gugatan.
Berikut profil dan biodata Ketua Umum Partai Ummat.
Nama : Prof. Dr. H. Muhammad Amien Rais
Lahir : Surakarta, 26 April 1944
Orang Tua : Syuhud Rais (ayah), Sudalmiyah (ibu)
Istri : Kusnasriyati Sri Rahayu
Anak : Ahmad Hanafi Rais, Hanum Salsabiela Rais, Ahmad Mumtaz Rais, Tasnim Fauzia dan Ahmad Baihaqi.
Profesi : Politisi, Dosen.
Baca juga: Profil dan Biodata Sri Mulyani, Punya Jabatan dan Prestasi Mentereng di Bidang Keuangan
Baca juga: Viral di Tiktok, Pedagang tidak Suka Dagangannya Sendiri, Download Videonya di Snaptik
Karier politik Amien Rais
Sejak lulus sarjana dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada 1968 dan lulus Sarjana Muda Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta (1969), Amien melanglang ke berbagai negara dan baru kembali tahun 1984 dengan menggenggam gelar master (1974) dari Universitas Notre Dame, Indiana, Amerika Serikat dan gelar doktor ilmu politik dari Universitas Chicago, Illinois, Amerika Serikat.
Amien kemudian menjadi seorang dosen pada Universitas Gadjah Mada. Ia bergiat pula dalam Muhammadiyah, ICMI, BPPT, dan beberapa organisasi lain.
Akhirnya setelah terlibat langsung dalam proses reformasi, Amien membentuk Partai Amanat Nasional (PAN) pada 1998 dengan platform nasionalis terbuka.
Ketika hasil pemilu 1999 tidak memuaskan bagi PAN, Amien masih mampu bermain cantik dengan berhasil menjadi Ketua MPR RI.
Pada 1999, Amien urung maju dalam pemilihan presiden. Ia maju sebagai calon presiden bersama Siswono Yudo Husodo pada pilpres 2004, akan tetapi kalah dan hanya meraih kurang dari 15 persen suara nasional.
Pada 2006 Amien turut mendukung evaluasi kontrak karya terhadap PT Freeport Indonesia. Setelah terjadi Peristiwa Abepura, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Syamsir Siregar secara tidak langsung menuding Amien Rais dan LSM terlibat dibalik peristiwa ini.
Tapi hal ini kemudian dibantah kembali oleh Syamsir Siregar.
Baca juga: Pertanyaan Aldi Taher Bikin Ariel NOAH Tersentil, Singgung Soal Bayaran Tahun Baru
Pada Mei 2007, Amien Rais mengakui bahwa semasa kampanye pemilihan umum presiden pada tahun 2004, ia menerima dana non bujeter Departemen Kelautan dan Perikanan dari Menteri Perikanan dan Kelautan, Rokhmin Dahuri sebesar Rp 200 juta.
Ia sekaligus menuduh bahwa pasangan calon presiden dan wakil presiden lainnya turut menerima dana dari departemen tersebut, termasuk pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla yang kemudian terpilih sebagai presiden dan wakil presiden.
Pada 24 April 2021 di Yogyakarta, Amien Rais mendirikan Partai Ummat setelah memutuskan keluar dari Partai PAN.
Dan pada 2022, Partai Ummat dinyatakan tak memenuhi syarat untuk menjadi peserta Pemilu 2024.
Update berita Tribun Jambi di Google News
Baca juga: Kementerian ESDM Tanggapi Pertanyaan Anggota DPR RI Dapil Jambi Kapan PNBP Sampai ke Daerah
Baca juga: Viral di Tiktok, Pedagang tidak Suka Dagangannya Sendiri, Download Videonya di Snaptik
Baca juga: Alasan Aktivis Perempuan Tak Dampingi Putri Candrawati yang Ngaku Jadi Korban Pelecehan Yosua