Berita Muaro Jambi
PKL di Depan Unja Mendalo Sudah Diperingatkan Petugas Sejak Agustus
puluhan lapak pedagang kaki lima yang berjualan di depan kampus UNJA ditertibkan. Rencana penertiban ini sudah berlangsung lama.
Penulis: Muzakkir | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP TNI Polri Dishub dan kampus UNJA Mendalo menertibkan puluhan lapak pedagang kaki lima yang berjualan di depan kampus UNJA.
Penertiban ini diragukan karena puluhan pedagang tersebut melakukan aktivitas dagang di trotoar.
Rencana penertiban ini sudah berlangsung lama.
Pedagang sudah diperingatkan untuk meninggalkan lokasi tersebut pada Agustus lalu.
Namun sampai batas waktu yang ditentukan mereka juga belum pindah dari situ maka petugas langsung melakukan penertiban.
Penertiban yang dilakukan Senin (12/12) berlangsung tertib.
Tak ada satupun pedagang yang memprotes ataupun melawan dengan tindakan yang dilakukan oleh petugas.
Kemungkinan mereka sudah memahami dan sudah tahu akan dilakukan penertiban.
Kasat Pol PP Kabupaten Muaro Jambi, Indra Gunawan menyebut, satu minggu ke depan pihaknya akan menjaga kawasan tersebut dengan menempatkan personil gabungan.
Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya aksi pedagang nakal yang kucing-kucingan dengan petugas.
"Kita akan jaga mulai dari pagi hingga sore untuk malam dijaga oleh pihak unja," kata Indra Gunawan.
Nantinya, dalam satu hari akan diturunkan sekitar 20 petugas. Mereka akan menjaga ketat kawasan tersebut.
Puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan didepan Kampus UNJA Mendalo ditertibkan.
Puluhan lapak ini dianggap mengganggu estetika, dimana mereka dengan sengaja berjualan diatas trotoar.
Penertiban ini pimpinan langsung oleh Kasat Pol PP Kabupaten Muaro Jambi, Indra Gunawan, camat Jaluko Suharto, Kapolsek Jaluko AKP Rody Hambali, kepala Desa Mendalo, Dishub Muaro Jambi, perwakilan Koramil dan UNJA Mendalo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/12122022-pkl.jpg)