Juventus
Daftar 10 Dewan Direksi yang Mundur dari Juventus, Kenapa Mereka Mengundurkan Diri?
Sebanyak 10 anggota dewan direksi di jajaran kepengurusan Juventus mundur dari jabatan mereka, Senin, 28 November 2022 waktu setempat.
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
TRIBUNJAMBI.COM - Sebanyak 10 anggota dewan direksi di jajaran kepengurusan Juventus mundur dari jabatan mereka, Senin, 28 November 2022 waktu setempat.
Anggota dewan Bianconeri telah mengundurkan diri setelah pertemuan darurat di Continassa.
Bianconeri juga telah mengonfirmasi kabar tersebut secara resmi.
Selain itu, beberapa sumber terkemuka di Italia, termasuk Sky Sport Italia, Goal.com dan Gazzetta mengklaim Presiden Andrea Agnelli dan anggota dewan klub telah mengundurkan diri.
Menurut Gazzetta, keputusan itu diambil menyusul penyelidikan atas dugaan akuntansi palsu dan komunikasi palsu ke pasar yang membuat CONSOB, badan hukum Italia yang bertugas mengawasi aktivitas di pasar bursa, meminta klarifikasi tentang neraca klub pada Juni 2021.
Menyusul permintaan CONSOB, Juventus menunda rapat pemegang saham mereka dari 23 November hingga 27 Desember, namun untuk sementara, seluruh dewan direksi, termasuk Presiden Agnelli telah mengundurkan diri.
Jaksa Penuntut Turin juga menyelidiki empat bulan gaji pemain Juventus yang ditunggak pada tahun 2020, menyusul pandemi Covid 19.
Penyelidik bertujuan untuk membuktikan bahwa para pemain Juventus tidak menyerah pada seluruh jumlah, tetapi hanya melewatkan satu bulan dan terus menerima uang berkat perjanjian pribadi dengan klub.
Baca juga: Ramai-ramai Dewan Mundur dari Juventus, Ada Apa?
Baca juga: Tabel Klasemen dan 3 Negara Lolos 16 Besar Piala Dunia 2022: Prancis, Brasil, Portugal
Hal itu bertentangan dengan apa yang Juventus, salah satu klub yang terdaftar di pasar saham, sebagaimana yang disampaikan klub.
“Mengingat sentralitas dan relevansi masalah hukum dan teknis-akuntansi tertunda, (anggota dewan) telah mempertimbangkan, sesuai dengan kepentingan sosial terbaik, untuk merekomendasikan agar Juventus menyediakan Dewan Direksi baru untuk mengatasi masalah ini,” demikian keterangan Nyonya Tua.
“Juventus akan terus bekerja sama dengan pengawas dan otoritas industri, tanpa mengurangi perlindungan haknya sehubungan dengan perselisihan terhadap laporan keuangan dan komunikasi Perusahaan oleh CONSOB dan oleh Kantor Kejaksaan.”
Bianconeri menambahkan bahwa Maurizio Scanavino telah ditunjuk sebagai CEO baru mereka.
Rapat pemegang saham klub yang telah ditunda dari 23 November hingga 27 Desember, kini akan berlangsung pada 18 Januari 2023.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Logo-Juventus-24092022.jpg)