Perang Rusia Ukraina

6 Juta Warga Ukraina Hidup Tanpa Listrik, Perang Rusia Diperkirakan Berlangsung Lama

Tercatat 6 juta rumah tangga Ukraina masih hidup tanpa listrik akibat serangan Rusia ke infrastruktur energi.

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
YouTube BBC NEWS
Kondisi tempat persembunyian tentara Ukraina yang berada di garis depan di Kharkiv. Terbaru, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut ada 50 tentara Ukraina yang tewas setiap harinya. 

TRIBUNJAMBI.COM - Dilaporkan lebih dari 6 juta rumah tangga Ukraina masih hidup tanpa listrik akibat serangan Rusia ke infrastruktur energi.

Kyiv kini berjuang  memulihkan listrik dan pemanas di musim dingin dibantu Uni Eropa dan sejumlah negara lainnya.

Perang ini semakin mengkahwatirkan bahkan menambah derita warga.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, perang Rusia vs Ukraina bisa berlangsung selama beberapa tahun.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam video di Majelis Umum PBB, Rabu (21/9/2022), menegaskan tak akan ada perdamaian dengan Rusia setelah melakukan mobilisasi militer.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam video di Majelis Umum PBB, Rabu (21/9/2022), menegaskan tak akan ada perdamaian dengan Rusia setelah melakukan mobilisasi militer. (AP Photo/Julia Nikhinson)

Presiden Volodymyr Zelensky mengkhawatirkan negaranya yang terus diserang Kremlin.

Dilansir Independent, Zelensky berharap pada bantuan PBB untuk mengatasi negaranya.

"Hari ini kami telah menerima 70 rudal. Itulah formula teror Rusia,” kata Zelensky melalui panggilan video ke ruang dewan PBB di New York, Kamis (24/11/2022).

Sejumlah fasilitas seperti rumah sakit, sekolah, infrastruktur transportasi, dan daerah pemukiman juga semuanya terkena serangan Rusia.

Kiev menanti "reaksi yang sangat tegas" dari dunia terhadap serangan udara Rusia hari Rabu, tambahnya.

 

Dia juga menyerukan agar Kremlin tidak memberikan suara pada keputusan apa pun terkait tindakannya.

“Kita tidak bisa menjadi sandera satu teroris internasional,” katanya.

“Rusia melakukan segalanya untuk membuat generator energi menjadi alat yang lebih kuat daripada Piagam PBB.”

Dikutip dari laman euractiv,    Zelenskyy meminta masyarakat untuk menghemat listrik.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved