DPRD Provinsi Jambi

Pembangunan Stadion Center di Pijoan, Dewan Minta Pembangunan Ditunda Sebelum Ada Keputusan Litigasi

Dinas PUPR Provinsi Jambi pastikan proses pembangunan stadion center di kawasan Pijoan, Kabupaten Muarojambi akan terus berlangsung.

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Hasbi
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Partai Gerindra Abunyani. 

 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI-Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi pastikan proses pembangunan stadion center di kawasan Pijoan, Kabupaten Muarojambi akan terus berlangsung.

Meskipun pembangunan stadion center ini telah digugat oleh Yayasan Pendidikan Jambi yang mengklaim memiliki lahan tersebut.

Dari berita sebelumnya Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi Fauzi memastikan bahwa proses pembangunan akan terus berjalan.

"Prosesnya terus kita lanjutkan, persiapan proses pembangunan fisik itu di akhir Desember dan pembangunan kita jadwalkan dimulai dari tahun 2023 mendatang," katanya saat diwawancarai, Rabu (23/11).

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Provinsi Jambi Rusdi belum bisa berkomentar banyak saat dikonfirmasi, Kamis (24/11/22.

"Sekarang kita masih rapat dengan Dinas PU, nanti kita sampaikan hasilnya," kata Rusdi.

Sementara anggota DPRD Provinsi Jambi lainnya Abunyani juga menanggapi dengan tegas minta pembangunan nya ditunda sebelum ada keputusan secara nonlitigasi dan ligasi.

Baca juga: Wartono Ingatkan Pemprov Jambi Kedepankan Prinsip Clear and Clean Pembangunan Sport Center

Dia mengaku sudah menyampaikan di rapat komisi maupun di rapat banggar di hadapan TAPD dari Pemprov Jambi agar jangan dulu melanjutkan pembangunan ini.

"Maka kita sarankan jangan dulu dibangun sebelum ada keputusan nonlitigasi maupun litigasinya. Siapa yang mau menjamin uang rakyat ini. Siapa juga yang bisa menjamin pemprov yang akan menang. Kalau pemprov yang kalah bagaimana, sedangkan ini uang rakyat," kata Abunyani.

Diri juga mempertanyakan urgensi dari pembangunan sport center itu. Pemprov Jambi seperti terlalu memaksakan pembangunan ini. Masih banyak urgensi lain yang nyata di depan mata seperti infrastruktur dimana-mana hancur, ekonomi masyarakat juga belum pulih perlu pembinaan.

Baca juga: Ketua Komisi III DPRD Jambi Minta Pembangunan Sport Center di Pijoan Ditunda

"Yang wajib tak dilaksanakan, yang sunah dilaksankan. Kita jangan bagak-bagak punya sport center yang mewah tapi rakyat kita lapar, infrastruktur kita rusak. Kita tak melarang pemprov membangun justru kita support. Kita berharap Pemprov Jambi mempertimbangkan kembali rencana pembangunan sport center tersebut di Pijoan hingga ada kepastian hukum mengenai lahan yang akan dibangun," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya ada tiga lokasi rencana pembangunan stadion center itu, seperti di Sungai Gelam, dekat SPN pal 10 kemudian akhirnya pemerintah Provinsi Jambi lebih memilih di wilayah Pijoan.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved