Pemilihan Presiden 2024

Elektabilitas PDI-P Turun Drastis Jika Tidak Usung Ganjar di Pilpres 2024, Golkar Mendapat Untung

Dari survei yang dilakukan SMRC, PDI-P memiliki tingkat elektoral 25 persen dan berada di urutan pertama jika pemilihan legislatif dilakukan saat ini

Editor: Rahimin
Tribunnews/Fersianus Wuku
Ganjar Pranowo kader PDI-P. Elektabilitas PDI-P Turun Drastis Jika Tidak Usung Ganjar di Pilpres 2024, Golkar Mendapat Untung 

TRIBUNJAMBI.COM - Ganjar Pranowo menjadi sosok kuat untuk meningkatkan elektabilitas partai politik.

Jika Ganjar Pranowo tidak diusung PDI-P di Pemilihan Preisdeni sebagai calon presiden, diperkirakan elektabilitas partai pemenang Pemilu 2029 itu akan turun drastis.

Sebaliknya, partai politik yang mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden di Pemilihan Presiden akan mendapatkan keuntungan.

Hal itu nampak pada survei eksperimental yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) periode 3-9 Oktober 2022.

Diperkirakan elektabilitas PDI-P mengalami penurunan jika Ganjar Pranowo diusung Partai Golkar sebagai calon presiden.  

Dari survei yang dilakukan SMRC, PDI-P memiliki tingkat elektoral 25 persen dan berada di urutan pertama jika pemilihan legislatif (pileg) dilakukan saat ini.

Namun, tingkat elektabilitas PDI-P menurun drastis ketika Ganjar Pranowo dicalonkan sebagai calon presiden oleh Partai Golkar.

Di mana, elektabilitas PDI-P turun drastis mencapai 7 persen dan hanya memperoleh elektabilitas 18 persen.

“Kalau PDI-P ingin menjaga suaranya, mereka harus hati-hati dengan fakta ini. Jangan sampai Ganjar diambil partai lain,” kata pendiri SMRC Saiful Mujani dalam keterangannya, Kamis (17/11/2022).

Partai Golkar, kata Saiful Mujani justru mendapatkan kenaikan 6 persen dari sebelumnya memiliki elektabilitas 11 persen menjadi 17 persen.

Sebab, Ganjar Pranowo berpotensi mengajak sebagian pemilihnya untuk memberi suara pada partai politik yang memberikan tiket menuju kontestasi kursi RI-1.

Situasi itu diprediksi juga bakal terjadi jika Ganjar Pranowo diusung sebagai calon presiden dari Partai Golkar.

Dari survei yang dilakukan SMRC, melibatkan 267 responden dari responden yang telah memiliki hak melakukan pemilihan umum, yakni berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah.

Dalam survei ini, responden dipilih dengan metode stratified multistage random sampling, dan memiliki margin of error kurang lebih 6,1 persen.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Terungkap Alasan PAN Papua Usung Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024

Baca juga: Survei Indekstat Indonesia, Elektabilitas Ganjar Pranowo, Prabowo dan Anies Baswedan Makin Mepet

Baca juga: Elektabilitas Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan di Bursa Capres 2024-2029

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved