Sidang Ferdy Sambo
Putri Candrawati dengan Ferdy Sambo Pernah Baku Tembak? Pengacara Keluarga Yosua Beberkan Cerita
Pengacara keluarga Brigadir Yosua Hutabarat, Martin Lukas Simanjuntak, menyebut pernah terjadi baku tembak Ferdy Sambo dengan putri candrawati
Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Suang Sitanggang
Namun dalam keterangannya, lebih banyak memberi keringanan untuk Ferdy Sambo.
Di antaranya adalah keterangan beberapa saksi yang membuat imej lain Brigadir Yosua, yakni sosok yang temperamen dan sering ke tempat hiburan malam.
Kesaksian mencolok justru disampaikan Rommer, yang mengaku melihat Ferdy Sambo menggunakan sarung tangan saat masuk ke rumah Duren Tiga No 46, lokasi pembunuhan Brigadir Yosua.
Namun keterangan Rommer itu dibantah oleh saksi Kodir, juga oleh terdakwa Ferdy Sambo.
Kuasa Hukum Gali Kepribadian Yosua
Bagi keluarga, Brigadir Yosua Hutabarat yang tewas dibunuh di Duren Tiga merupakan sosok yang baik, penyayang, dan religius.
Hal itu sudah diungkapkan di dalam persidangan saat menjadi saksi untuk semua terdakwa.
Pada sidang hari ini, penasihat hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawati membuat profil berbeda Yosua.
Mereka mengangkat sisi yang dianggap akan bisa meringankan terdakwa FS dan PC.
Hal itu terlihat dari keterangan yang digali oleh Febri Diansyah dari Damson, soal aktivitas Yosua di luar tugas.
Sebagaimana video yang sebelumnya viral, Damson pun menyebut sering diajak Yosua ke tempat hiburan malam.
Dia mengatakan Yosua di tempat hiburan akan selalu minum minuman beralkohol.
Sementara itu, Hakim mengingatkan penasihat hukum terdakwa agar fokus pada saksi yang dihadirkan jaksa yang bertujuan menggali keterangan terkait pasal pembunuhan.
"Soal kepribadian ganda, kalau mau periksa saksi soal itu silakan, tapi ini terkait dengan perkara pembunuhan," ujar Hakim Wahyu.
Dilanjutkan Wahyu, bila pengacara Ferdy Sambo mau menhadirkan saksi untuk meringankan terdakwa akan dipersilakan waktunya.