Berita Jambi
Hadiri Rapat Satgas Batu Bara, H Bakri: Jalan Satu-satunya Harus Ada Intervensi Pemerintah Pusat
Anggota Fraksi PAN DPR RI H Bakri hadiri rapat satuan tugas pengawasan, pengendalian dan penegakan hukum angkutan batu bara di Ruang Pola Kantor Guber
Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Anggota Fraksi PAN DPR RI H Bakri hadiri rapat satuan tugas pengawasan, pengendalian dan penegakan hukum angkutan batu bara di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Kamis (3/11).
H. Bakri mengatakan dirinya hadir di rapat tersebut atas undangan gubernur. Dia berjanji akan turut membantu penyelesaian permasalahan batu bara tersebut.
"Saya mendengar segala permasalahannya, memang udah kusut ini. Jalan satu-satunya harus adalah perlu intervensi pemerintah pusat, karena segala kebijakan-kebijakan ini yang sepertinya tidak bisa jalan di Provinsi Jambi ini, itu wewenang pusat," kata Bakri.
Dia akan mendorong persoalan tersebut kepada kementerian terkait dalam hal persoalan jalur bata bara.
"Oleh sebab itu, saya selaku anggota DPR RI akan mendorong kementerian terkait. Umpanya masalah jalan, ini perlu engga perkerasan, pelebaran dan pembiayaan dari pusat, saya akan menyampaikan ke kementerian PUPR. Terkait dengan angkutan saya akan dorong kementerian perhubungan. Begitu juga nanti kita akan bicara dengan kementerian ESDM. Kita akan ingatkan ESDM untuk memberikan sanksi tegas untuk menertibkan pemegang IUP yang tidak taat aturan," jelas Bakri.
Baca juga: Dinkes Sarolangun Belum Terima Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak
Baca juga: Ternyata Putri Candrawati Istri Ferdy Sambo Ikuti Ajudan, Blokir Adik Brigadir Yosua, Reza Hutabarat
Dia mengatakan akan mengupayakan semaksimal mungkin dalam mengatasi persoalan tersebut.
Dia pun menyinggung polusi udara, khususnya di daerah stokpile batu bara. Dia mengatakan pemerintah pusat harus ikut memikirkan persoalan tersebut.
"Polusi udara di Jambi ini sudah engga bagus, yang menjadi beban itu adalah daerah, jadi pusat harus memikirkan itu. Jangan hanya penerimaan negara bukan pajak (PNBP) nya ke pusat sampai konon katanya 400 milyar di tahun 2022 ini, Jambi apa? 400 milyar itu dikembalikan ke Jambi dengan memperbaiki jalan, infrastruktur tidak ada apa-apanya. Saya ke Jambi dalam hal menguatkan itu," pungkasnya. (Tribunjambi.com/Wira Dani Damanik)
Simak update berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Edi Purwanto Ngopi Santai Bersama Forum RT se-Kecamatan Paal Merah Diskusi Angkutan Batubara
Baca juga: Dinkes Sarolangun Belum Terima Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak
Baca juga: Ternyata Putri Candrawati Istri Ferdy Sambo Ikuti Ajudan, Blokir Adik Brigadir Yosua, Reza Hutabarat