Berita Tanjabtim
Tanjabtim Nol Kasus Penyakit Frambusia Tiga Tahun Terakhir, Dinkes Ajukan Bebas Frambusia
Dinas Kesehatan Tanjabtim mencatat, beberapa tahun terakhir masyarakat yang terjangkit maupun yang tertular penyakit Frambusia nol kasus.
Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Dinas Kesehatan Tanjabtim mencatat, beberapa tahun terakhir masyarakat yang terjangkit maupun yang tertular penyakit frambusia nol kasus.
Sekretaris Dinas Kesehatan Tanjabtim Jumati mengatakan, karena nol kasus tersebut, pihaknya saat ini tengah mendapatkan penilaian eradikasi frambusia untuk mendapatkan sertifikat bebas frambusia di Tanjabtim.
"Awal untuk menuju tahapan saat ini kita sudah dilakukan Serosurvei, dimulai sejak tahun 2017 hingga 2019. Selama tiga tahun berturut-turut itu, apabila hasil dari pemeriksaan Frambusia itu negatif atau 0kita bisa diusulkan mendapatkan eradikasi frambusia," kata Jumati didampingi Eko Kabid P2P, Rabu (2/11/2022).
Dia menambahkan, untuk mendapatkan bebas dari penyakit tersebut butuh beberapa hal yang harus dilakukan oleh dinas kesehatan, salah satunya melengkapi dokumen, dan untuk penanggulangan dilihat dari promosi kesehatan, sosialisasi dan kampanye.
Kemudian pengendalian resiko penyakit dengan memeriksa pasien yang suspek dan melakukan pemeriksaan RDT.
Dari tahun 2020-2022 kabupaten Tanjabtim 0 kasus frambusia, namun ada kasus suspek atau kemiripan sebanyak 132 kasus, setelah dilakukan pemeriksaan RDT ternyata negatif.
"Setelah hasil 0 ini, kita melanjutkan Eradikasi frambusia dengan melengkapi dokumen dan Pemprov turun untuk melakukan pra asesmen dengan nilai kita 82 dianggap diajukan pemerintah pusat untuk penilaian lanjutan," jelasnya.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Dorong Produk Lokal, Bupati Tanjabbar Buka Secara Resmi P3DN
Baca juga: Seleksi PPPK Guru Pemkab Kerinci Dibuka, Pendaftaran Hingga 13 November
Baca juga: Siap-siap! Seleksi PPPK di Kerinci-Sungai Penuh Bakal Digelar, Catat Formasi yang Dibutuhkan