Diah Fajar Ayu, Kembangakan Batik Eco Print Bawa Dirinya Peroleh Penghargaan Pemuda Pelopor

Diah Fajar Ayu merupakan satu dari 10 pemuda yang berhasil memperolah penghargaan pemuda Pelopor tingkat Provinsi Jambi.

Penulis: Danang Noprianto | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Danang
Diah Fajar Ayu merupakan satu dari 10 pemuda yang berhasil memperolah penghargaan pemuda Pelopor tingkat Provinsi Jambi di Bidang Lingkungan, Sumber daya alam dan pariwisata. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Diah Fajar Ayu merupakan satu dari 10 pemuda yang berhasil memperolah penghargaan pemuda Pelopor tingkat Provinsi Jambi di Bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam, Lingkungan dan Pariwisata.

Perempuan yang kerap disapa Diah ini berhasil memperolah penghargaan atas dedikasinya mengembangkan kreativitas dengan berinovasi memanfaatkan sumberdaya alam untuk teknik batik ecoprint.

Ecoprint adalah sebuah teknik cetak dengan pewarnaan kain alami yang cukup sederhana namun dapat menghasilkan motif yang unik dan otentik. 

Siswi Kelas 3 di SMAN 8 Kota Jambi ini sudah mengembangkan teknik batik ecoprint ini selama lebih kurang satu tahun dan mengaktifkan para pemuda lainnya di Kota Jambi untuk melakukan inovasi tersebut.

"Saya bergerak mengaktifkan para pemuda khususnya di Kota Jambi untuk bersama membangun kreatifitas dan memanfaatkan sumber daya alam serta membuat produk inovasi," ujarnya.

Baca juga: Bukan Soal Rekor MURI Hesnidar Haris Sebut Gerakan Cinta Batik Jambi Untuk Mempromosikan Batik Jambi

Uang pembinaan yang ia dapatkan sebesar Rp 5 juta rencananya akan digunakan untuk kelanjutan produk yang akan dikembangkan.

"Uang pembinaannya untuk kelanjutan dari produk yang akan kami kembangkan," ucapnya.

Dalam meraih penghargaan ini dan menjadi pemuda pelopor kata dia yang dibutuhkan ialah semangat dan niat yang kuat.

"Untuk menjadi pemuda pelopor dibutuhkan semangat dan niat yang tinggi serta dibutuhkan kreatifitas dan inovatif," jelasnya.

Di momen Sumpah Pemuda ini ia mengajak pemuda di Jambi untuk menjadi pemuda yang aktif dan juga produktif.

Baca juga: Dalam Rangka Hari Batik Nasional, Pemprov Jambi Gelar Gerakan Cinta Batik Jambi

"Jadilah pemuda produktif, jangan mageran baperan apalagi mageran, Jadilah pemuda agent of change karena pemuda adalah generasi penerus bangsa di masa depan," ungkapnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved