Berita Sarolangun
Ruas Jalan Amblas Akibat Curah Hujan Tinggi, PUPR Sarolangun Terkendala Anggaran Tanggap Darurat
Jalan amblas akibat pergerakan tanah yang terjadi di Kecamatan Bathin VIII, PUPR Sarolangun terkendala tidak memiliki anggaran darurat.
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Jalan amblas akibat pergerakan tanah yang terjadi di Kecamatan Bathin VIII, PUPR Sarolangun terkendala tidak memiliki anggaran darurat.
Hal tersebut disampaikan Kabid Bina Marga Dinas PUPR Sarolangun Ahmadi, kondisi curah hujan yang cukup intens beberapa waktu terakhir memang berdampak pada kondisi jalan di beberapa wilayah di sarolangun.
"Kita sudah menerima beberapa laporan terkait jalan amblas beberapa waktu terakhir, dan beberapa juga sudah kita cek ke lokasi juga, " ujarnya Kamis (27/10/2022)
Untuk kondisi jalan amblas di Kecamatan Bathin VIII sendiri, saat ini tengah kita upayakan untuk masuk anggaran di tahun 2023. Dalam artian perbaikan secara permanen.
"Untuk jalan amblas atau longsor di Desa Rantau Gedang kita sudah koordinasi dengan beberapa Kepala Desa setempat dan warga. Mereka sepakat untuk gotong royong melakukan perbaikan sementara dengan menggunakan jembatan darurat, " jelasnya.
"Sementara kita PU, saat ini tengah mempersiapkan usulan untuk tahun 20233 perbaikan permanen di ruas jalan tersebut, " sambungnya.
Terkait perbaikan secara darurat, pihak PU mengaku saat ini pihaknya tidak memiliki anggaran untuk tanggap darurat perbaikan jalan tersebut.
"Kalo ada anggaran tanggap darurat bisa, tetapikan sekarang tidak ada anggaran. Dan itu menjadi kendala kita, " tuturnya.
"Pada tahun 2023 mendatang sudah ada dua lokasi jalan yang kita usulkan di Kecamatan Bathin VIII, untuk perbaikan mudah mudahan dapat terealisasi, " pungkasnya.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Pelantikan Pemenang Lelang Jabatan di Muaro Jambi, Pj Bupati Tunggu Persetujuan Pusat
Baca juga: Sempat Naik, Sejumlah Harga Kebutuhan Pokok di Muara Sabak Kembali Turun
Baca juga: Warga Desa Penapalan Tebo Keluhan Tidak Mendapat BPNT