Brigadir Yosua Tewas Ditembak

Pakar Psikologi Forensik Ragukan Putri Candrawati Alami Pelecehan Seksual Brigadir Yosua

Pakar Psikologi Forensik  ragukan dugaan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawati.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Heri Prihartono
Capture KompasTV
Saksi sidang Ferdy Sambo terkait kasus pembunuhan Brigadir Yosua. 

TRIBUNJAMBI.COM - Pakar Psikologi Forensik  ragukan dugaan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawati.

Bahkan menurut Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri jika dipaksa ada dugaan pelecehan seksual maka Brigadir Yosua bukanlah pelakunya.

Brigadir Yosua Hutabarat  korban pembunuhan berencana oleh Ferdy Sambo, suami Putri Candrawati.

Pembunuhan itu dilakukan Ferdy Sambo dikabarkan karena dugaan pelecehan seksual oleh mendiang Brigadir Yosua.

Namun Reza Indragiri mengungkapkan ketidakyakinannya akan peristiwa pelecehan seksual tersebut.

"Dalam dakwaan tampaknya bertitik awal dari sebuah peristiwa yang disebut sebut sebagai pelecehan seksual, yang dilakukan oleh mendiang Brigadir Yosua terhadap Putri Candrawathi. Hingga detik ini saya terus terang masih belum teryakinkan adanya peristiwa pelecehan tersebut," katanya dikutip dari Youtube Kompas TV yang tayang pada Rabu, (26/10/2022).

Bahkan Reza beranggapan bahwa selama ini tidak ada kontak seksual yang terjadi antara Putri Candrawathi dan Brigadir Yosua.

"Bahkan selama ini saya beranggapan, tentu saja harus dibuktikan di persidangan, saya beranggapan selama ini tidak ada kontak seksual,"

Namun andaikan dipaksa harus tetap ada kekerasan seksual dikatakan Reza, maka yang menjadi pelakunya bukanlah Brigadir Yosua.

"Namun andaikan dipaksa bahwa harus tetap ada peristiwa kekerasan seksual maka justru saya memandang besar kemungkinan mendiang Brigadir Yosua bukanlah pelakunya," katanya.

Terbantahkan peristiwa itu tersebut dikatakan Candra karena profil Putri Candrawati tidak memiliki kesesuaian dengan profil kekerasan seksual.

"Apa yang disampaikan Ibu Putri Candrawathi bahwa dia sudah menjadi korban pelecehan seksual, saya sangat yakin tidak akan pernah menjadi kasus hukum atau perkara hukum di pengadilan negeri manapun, di ruang sidang manapun, dihadapan majelis hakim manapun pelecehan seksual yang disebut sebut Putri Candrawathi tidak akan pernah menjadi kasus hukum atau perkara hukum," kata Reza.

Korban pelecehan seksual dikatakan Reza berdasarkan beberapa pengalaman studi akan mengalami guncangan psikologis yang hebat.

Lazimnya, orang yang memiliki guncangan sikologis yang hebat tidak akan mau bersosialilasi atau bertemu siapapun.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved