Kepala BPOM di Jambi Terima Penghargaan dari Gubernur Jambi
Setiap bimbingam teknis kader, BPOM sampaikan materi tentang dampak konsumsi pangan yang tercemar terhadap kesehatan dan nutrisi.
TRIBUNJAMBI.COM - Sebagai bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jambi atas peran serta percepatan penurunan stunting melalui program desa pangan aman, pasar aman berbasis komunitas dan intervensi jajanan anak sekolah aman (PJAS), Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Jambi mendapatkan Piagam Penghargaan dari Gubernur Jambi yang diserahkan Asisten 1 HApani Saharuddin, Rabu (26/10/2022).
BPOM Jambi berperan dalam aksi konvergensi percepatan penurunan stunting melalui Gerakan masyarakat sadar pangan aman dan Fortikasi dengan zat gizi mikro pada makanan.
Setiap bimbingam teknis kader, BPOM sampaikan materi tentang dampak konsumsi pangan yang tercemar terhadap kesehatan dan nutrisi.
Penghargaan ini sebagai motivasi bagi BPOM untuk terus berperan mendukung program prioritas dalam menangani penurunan angka stunting 14 persen di tahun 2024.
Kepala BPOM Jambi Alex Sander S.Farm,Apt.MH berharap masyarakat dapat mencegah lebih dini stunting dengan mengembangkan program keamanan pangan secara mandiri, mengingat stunting merupakan gangguan tumbuh kembang anak karena anak tidak tumbuh sesuai umurnya, dimana mereka lebih pendek dari rata-rata tinggi anak normal di usianya.
Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Bangun Generasi Emas, BPOM Jambi Gelar GerMas Sadar Pangan Aman
Baca juga: Pemkot Jambi Bentuk Tim untuk Awasi 5 Jenis Obat Sirup yang Ditarik BPOM
Baca juga: Daftar Obat Sirup Yang Aman dan Tidak Aman Dikonsumsi Anak-anak Dari Hasil Uji BPOM
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Kepala-BPOM-terima-penghargaan.jpg)