Senin, 27 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

KMJ Mesir dan Organisasi Mahasiswa Indonesia Luar Negeri Wadahi Prosesi Wisuda Anak Indonesia

Salah satunya seperti Keluarga Mahasiswa Jambi (KMJ) Mesir merupakan organisasi yang mewadahi anak-anak kuliah di Mesir melepas kerinduannya terhadap

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
KMJ Mesir dan Organisasi Mahasiswa Indonesia Luar Negeri Wadahi Prosesi Wisuda Anak Indonesia 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Anak muda identik dengan semangatnya akan banyak hal yang disertai banyak keinginan.

Seperti halnya mahasiswa yang ada di Indonesia dalam berkuliah di tanah air, maupun mancanegara pun memiliki semangat yang sama.

Biasanya semangat itu disalurkan melalui banyak kegiatan positif maupun negatif.

Alih-alih kegiatan negatif, mahasiswa yang ingin maju dengan langkah terbatas seperti di luar negeri lebih memilih untuk berorganisasi.

Salah satunya seperti Keluarga Mahasiswa Jambi (KMJ) Mesir merupakan organisasi yang mewadahi anak-anak kuliah di Mesir melepas kerinduannya terhadap tanah air.

Rahmat Iqbal, Ketua MPA KMJ Mesir 2022/2023 yang juga Gubernur KMJ 2021/2022 mengatakan bahwa organisasi tersebut memiliki banyak makna bagi mahasiswa Jambi di tanah Mesir.

Organisasi di luar negeri memiliki semangat yang berbeda dengan teman-teman domisili di dalam negeri.

"Kawan-kawan di dalam negeri bisa menyuarakan aspirasinya melalui unjuk rasa, sedangkan kami melalui diskusi dan ruang-ruang virtual. Jika unjuk rasa kami lakukan, nanti malah persepsinya tidak menjaga ketertiban bernegara," jelasnya saat diwawancarai di studio Tribun Jambi.

Bicara soal ketertiban bernegara, Iqbal mengatakan bahwa berorganisasi di luar negeri seperti di Mesir membuat mereka bisa belajar banyak hal.

Terlebih kehadiran KMJ seperti memiliki fungsi paguyuban satu daerah yang sama ketika merantau.

"Di KMJ kita bisa melepas rasa rindu berbicara bahasa Melayu Jambi, di KMJ juga kita bisa masak masakan Jambi, merasakan bercanda dan kumpul layaknya keluarga. Karena kalau tidak ada KMJ suasana itu tidak kita dapatkan di tanah Mesir," ucap Iqbal.

Bagaimana tidak, mahasiswa dari Indonesia, khususnya asal Jambi berbicara dengan mahasiswa lainnya selalu memakai bahasa Arab.

Makanan yang ditemui di sana pun selalu soal cita rasa, dan khas timur tengah.

Membahas soal peradaban Jambi, mahasiswa-mahasiswi di Mesir menjadikan KMJ tempat sharing layaknya keluarga yang menyelesaikan permasalahan di rumahnya.

Uniknya lagi, ketika menyelesaikan kelulusan di universitas, bahkan kampus-kampus di Mesir tidak menyediakan wisuda bagi mahasiswanya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved