FIFA dan PSSI Dikritik

Presiden FIFA Gianni Infantio Main Bareng Ketua PSSI Iwan Bule Tuai Kritik; Silakan Segera Pergi

Presiden FIFA, Gianni Infantio menuai kritik setelah fotonya bersama jajaran PSSI, termasuk ketua Mochamad Iriawan alias Iwan Bule diunggah ke publik.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
Instagram/ @pssi
Presiden FIFA dan Ketua PSSI 

TRIBUNJAMBI.COM - Presiden FIFA, Gianni Infantio menuai kritik setelah fotonya bersama jajaran PSSI, termasuk ketua Mochamad Iriawan alias Iwan Bule diunggah ke publik.

Dalam potret tersebut, diketahui bahwa presiden FIFA melangsungkan fun match di Stadion Madya.

"Potret Presiden FIFA Gianni Infantino beserta jajaran saat bermain sepak bola bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan di Stadion Madya," demikian keterangan gambar yang diunggah PSSI, Rabu (19/10/2022).

Sontak, unggahan tersebut langsung menuai kritik dari berbagai pihak.

Bahkan, kritik pedas langsung dilontarkan Presiden Madura United, Achsanul Qosasi melalui cuitannya di twitter.

"Silakan segera pergi FIFA. Jangan lama-lama di Indonesia. Caramu lebih tak elok dalam ber-empathy," tulisnya di hari yang sama.

Jurnalis Indonesia, Mohammed Ali Mahrus meneruskan keterangan Yunus Nusi ybahwa agenda fun football yang berlangsung di Stadion Madya merupakan ajakan presiden FIFA.

"Ini bagian dr keinginan beliau: apapun bs terjadi di dunia tetapi sepak bola diharapkan tetap jalan," demikian keterangan Yunus Nusi yang dikutip Ali Mahrus.

Selain itu, kolom komentar pada unggahan di instagram federasi sepak bola Indonesia itu juga dibanjiri kritik warganet.

"widihh … selebrasi di tengah duka kanjuruhan belom selsai .. kuburan pun mungkin belom kering … bukan kah tujuan FIFA karna reaksi dari 177 korban," demikian komentar ichal***.

"friendly bgt ya ketua fifa, berasa lagi mini soccer sama bpk2 komplek," tulis akun r.dia***.

"Hilangnya empati! Orang-orang ini masih pada bisa ketawa dan senang-senang disaat korban meninggal Kanjuruhan masih bertambah dan korban lainnya berjuang bertahan hidup di rumah sakit. Nyatanya, mereka punya pendidikan dan jabatan tinggi, tapi tidak dengan nurani," komentar ixbal***.

 

Dapat diinformasikan, sebelumnya FIFA turun langsung ke Indonesia menyusul tragedi memilukan di Stadion Kanjuruhan, Malang awal Oktober lalu.

Dalam laga yang berakhir untuk kemenangan Bajul Ijo, ratusan orang yang didominasi suporter menjadi korban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved