Kamis, 28 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Perang Rusia Ukraina

Rusia Murka, Amerika Kirim Senjata Canggih ke Ukraina

Amerika dan sekutunya siap memberikan senjata canggih buat Ukraina yang kini tengah digempur Rusia.

Tayang:
Editor: Heri Prihartono
[EPA-EFE]
Tentara Rusia dengan kendaraan lapis baja bergerak menuju daratan Ukraina di jalan dekat Armiansk, Krimea, pada hari Jumat 


TRIBUNJAMBI.COM - Amerika dan sekutunya siap memberikan senjata canggih buat Ukraina yang kini tengah digempur Rusia.

Ukraina digempur Rusia dalam beberapa hari terakhir, Amerika dan sekutunya beraksi.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang berjanji menyediakan sistem pertahanan udara canggih untuk Ukraina pasca serangan rudal Rusia seperti bakal menghadirkan perang babak baru.

Rusia memberi ancaman serius kepada Amerika Serikat dan sekutunya.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov memperingatkan negara-negara Barat terkait keterlibatan mereka yang lebih besar dalam perang di Ukraina.

Rusia akan merespons keterlibatan Barat setelah Washington menjanjikan lebih banyak bantuan militer untuk Kyiv.

Melansir Reuters, Ukraina pada hari Senin mengatakan perlu memperkuat pertahanan udaranya menyusul serangan udara terbesar Rusia di kota-kota mereka.

Serangan terbaru yang dilakukan Moskow disebut sebagai balasan atas serangan Ukraina terhadap jembatan strategis di Krimea.

Pentagon pada 27 September akan mulai mengirimkan Sistem Rudal Permukaan-ke-Udara Nasional selama dua bulan ke depan atau lebih.

Biden dan para pemimpin Kelompok Tujuh atau G7 akan mengadakan pertemuan virtual pada hari Selasa.

Pertemuan tujuannya membahas komitmen mereka dalam mendukung Ukraina, kata Gedung Putih.


"Kami memperingatkan dan berharap mereka menyadari bahaya eskalasi tak terkendali di Washington dan ibu kota Barat lainnya," kata Sergei Ryabkov seperti dikutip kantor berita RIA, Selasa.

Rudal Rusia menghantam sasaran di seluruh Ukraina pada Senin pagi.

Serangan ini menewaskan 19 orang dan melukai 105, kata pejabat layanan darurat, saat mereka merobek persimpangan, taman, dan lokasi wisata.

Sebanyak 301 pemukiman di wilayah Kyiv, Lviv, Sumy, Ternopil dan Khmelnytsky tetap tanpa listrik pada Selasa pagi.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved