Kemacetan di Jambi
Tanggapi Kemacetan di Jambi, Al Haris: Stop Operasional Truk Batu Bara Bukan Solusi
Berita Jambi, Gubernur Jambi Al Haris sebut stop operasional batu bara bukan solusi atas Kemacaten yang terjadi selama 4 hari ini.
Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Gubernur Jambi Al Haris sebut stop operasional truk batu bara bukan solusi atas Kemacaten yang terjadi selama 4 hari ini.
Diketahui hingga saat ini selalu terjadi Kemacaten parah yang berturut-turut di sepanjang jalan Tempino hingga ke jalan Lingkar Selatan dan sepanjang Mendalo - Jalan Lingkar Barat hingga ke Pall 10.
Al Haris mengatakan kerusakan truk yang patah as dan jalan rusak menjadi sumber permasalahan kemacetan yang terjadi. Saat ditanyakan stop operasional batu bara akibat kemacetan ini, gubernur tidak memiliki rencana untuk mendesak Dirjen Minerba untuk stop operasi.
"Saya kira kalau untuk menstop batu bara bukan solusi. Dibalik batu bara itu ada berapa ribu anak Jambi yang bergantung, sopirnya, kondekturnya, pekerja tambangnya, saya kira itu bukan solusi. Solusinya itu tadi, jalan kit perbaiki, airnya kita proses, semuanya kita perbaiki kalah stop enggak mungkin," kata Haris, Selasa (11/10).
Menurutnya penanganan jalan yang cepat, razia truk baru bara dan tidak ada yang alami kerusakan tidak akan ada kemacetan.
Saat ditanyakan soal berapa lama warga Jambi mengalami macet dengan solusi yang disampaikan Al Haris, ia pun enggan memberikan jawabannya.
"Mudah-mudahan kalau tidak ada patah as ini normal sebetulnya, kalau tidak ada kecelakaan itu, ini normal. Tapi begitu ada patah as dan jalannya lobang-lobang ini jadi masalah, makanya saya minta balai jalan menangani cepat," katanya.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: H-4, Panitia Tribun Jambi Golf Tournament Mulai Matangkan Persiapan di Lapangan
Baca juga: DPRD Tanjung Jabung Timur Gelar Paripurna Nota Pengantar Rancangan APBD Tahun Anggaran 2023
Baca juga: Fiorentina Dikalahkan Lazio 0-4, Vincenzo Italiano Sampai Frustrasi