Brigadir Yosua Tewas Ditembak
Keluarga Brigadir Yosua Belum Bisa Terima Permohonan Maaf Ferdy Sambo
Ferdy Sambo sudah mengucapkan permohonan maaf dan penyesalannya kepada keluarga Brigadir Yosua usai penyerahan berkas perkara di Kejagung Kamis lalu.
Penulis: Danang Noprianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ferdy Sambo sudah mengucapkan permohonan maaf dan penyesalannya kepada keluarga Brigadir Yosua usai penyerahan berkas perkara di Kejagung Kamis lalu.
Namun Keluarga Brigadir Yosua melalui sang Bibi Rohani Simanjutak belum bisa memberi maaf karena dianggap terlambat.
"Maafnya beliau itu sudah terlambat bagi keluarga, kami belum bisa menerimanya," ucapnya, Senin (10/10/2022).
Ia katakan sebenarnya keinginan keluarga dari awal agar Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi mengakui kesalahan dan ikut berbelasungkawa serta datang langsung ke Sungai Bahar.
"Kami sebenarnya dari awal kami meminta ibu Putri dan Ferdy Sambo datang mengantarkan anak kami dan mereka datang ke sungai Bahar untuk bela sungkawa tapi sampai 3 bulan tidak ada maaf dan belansungkawa," ucapnya.
Padahal selama ini Keluarga sudah menyerahkan Brigadir Yosua untuk mengabdi kepada negara dengan menjadi ajudan Ferdy Sambo
"Selama ini kami sudah serahkan ke Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi sebagai ajudan biar anak kami mengabdi di negara tapi tewas ditangan dia," tegasnya.
Selain terlambat ia mengatakan bahwa permohonan maaf Ferdy Sambo tidak tulus.
"Kami lihat di raut wajahnya permintaan maaf itu tidak tulus karena dia masih menyatakan bahwa ada pemerkosaan itu, jadi permintaan itu tidak tulus dari dalam hatinya," jelasnya.
Baca juga: Persiapan HUT ke-23 Kabupaten Tebo Sudah Lebih 60 Persen
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/10102022-rohani-simanjuntak.jpg)