Ratusan Anggota Geng Motor di Kota Jambi Ditangkap Polisi, 76 Orang Masih di Bawah Umur

Polisi mengamankan sebanyak 170 orang yang diduga terlibat dan tergabung dalam kelompok geng motor meresahkan di Kota Jambi.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Teguh Suprayitno
tribunjambi/aryo tondang
Belasan pelajar yang diduga tergabung dalam kelompok geng motor di Kota Jambi ditangkap. 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Hingga saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan sebanyak 170 orang yang diduga terlibat dan tergabung dalam kelompok geng motor meresahkan di Kota Jambi.

Polisi merilis pelaku yang diamankan kategori di bawah umur berjumlah 76 orang.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolresta Jambi, Kombes Pol Eko Wahyudi. Kata Eko, sejak awal pihaknya selalu melakukan patroli rutin dan menindak pelaku geng motor.

Dalam upaya menekan maraknya remaja yang terlibat dalam geng motor, kata Eko, saat ini pihaknya sedang menggodok aturan dan payung hukum dalam antisipasi dan penanganan pelaku yang masih di bawah umur.

Ke depan, Polresta Jambi dan Pemkot Jambi akan mengeluarkan aturan jam malam. Di mana, jika jam malam ini resmi dilakukan, pada pukul 10:00 WIB, pihak kepolisian akan berpatroli dan memeriksa remaja yang berkumpul-kumpul tanpa kepentingan.

Baca juga: 170 Anggota Geng di Kota Jambi Motor Ditangkap Polisi, 30 Orang Jadi Tersangka

Setiap pemuda yang nonkrong dan berkumpul akan diperiksa identitas, serta barang bawaan hingga kepentingannya.

"Kalau saat patroli kita temukan indikasi geng motor, bisa berupa bawa sajam dan semacamnya, langsung kita amankan. Kalau hanya berkumpul tidak jelas dan tidak ditemukan indikasi geng motor, kita arahkan untuk membubarkan diri," jelas Eko.

Eko menambahkan, jika aturan ini berlaku, maka setiap orang yang terindikasi geng motor akan langsung diamankan dan dilakukan pembinaan selama 1 bulan penuh di Sekolah Polisi Negara (SPN), (ralat, dari Kepolisian yang sebelumnya disebut di Mako Brimob).

"Tetapi itu masih kita bahas bersama Pemkot dan pihak terkait," jelasnya Eko.

Dari 170 orang yang telah diamankan Polresta Jambi dan jajaran, 30 orang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus yang berkaitan dengan aksi teror dan serangan geng motor.

Baca juga: Pesan Berantai di WhatsApp Soal Teror Geng Motor di Kota Jambi Dipastikan Hoaks

Eko menjelaskan, 170 orang yang diamankan tersebut tidak semua ditetapkan sebagai tersangka, lantaran tidak terbukti melakukan tindak pidana.

"Jadi, sejauh ini sudah 170 kita amankan, tetapi yang mencukupi untuk dijadikan tersangka itu 30 orang," kata Eko, saat dikonfirmasi, Rabu (5/10/2022).

Puluhan tersangka ini ditetapkan dengan pasal yang berbeda, ada yang sebagai tersangka penganiayaan, kepemilikan senjata tajam, dan ikut bersama-sama dalam aksi serangan dan teror di Kota Jambi.

"Yang sudah memenuhi unsur pidana ya cuman 30 orang, ada yang kepemilikan senjata tajam dan terbukti melakukan penganiayaan," katanya.

Baca berita Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved