Breaking News:

Marak Geng Motor, Wali Kota Jambi Tetapkan Kota Jambi Darurat Sosial

Wali Kota Jambi, Syarif Fasha keluarkan surat keputusan tentang Darurat Sosial terkait aktivitas geng motor di Kota Jambi.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Kompas via Motorplus
Geng motor marak di Kota Jambi. 

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Wali Kota Jambi, Syarif Fasha keluarkan surat keputusan tentang Darurat Sosial terkait aktivitas geng motor di Kota Jambi.

Surat keputusan Walikota Jambi yang diterima Tribunjambi.com pada Selasa (4/10/2022) malam, bernomor 356 tahun 2022 tentang Penetapan Darurat Sosial Terhadap Aktivitas/ Keberadaan Kelompok Kriminal Anak Bermotor di Kota Jambi.

Surat yang ditandatangani Walikota Jambi, Syarif Fasha itu ditetapkan di Jambi pada 26 September 2022.

Dikeluarkannya surat tersebut dengan menimbang bahwa pada akhir akhir ini aktivitas dan keberadaan geng motor di Kota Jambi sudah di tahap meresahkan. Bahkan sudah menimbulkan korban jiwa dan harta benda.

Sehingga perlu ditetapkan kondisi darurat agar penanganannya lebih maksimal oleh aparat yang berwenang.

Baca juga: Pesan Berantai di WhatsApp Soal Teror Geng Motor di Kota Jambi Dipastikan Hoaks

Dikeluarkannya surat tersebut memperhatikan hasil rapat dengan Kapolresta Jambi bersama jajaran dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang dipimpin Walikota Jambi di Ruang Rapat pada 26 September 2022 lalu.

Sehingga Walikota memutuskan, menetapkan Keputusan Walikota Jambi tentang Penetapan Darurat Sosial Terhadap Aktivitas/ Keberadaan Kelompok Kriminal Anak Bermotor di Kota Jambi.

Dalam surat tersebut memutuskan, poin pertama yakni Menetapan Darurat Sosial Terhadap Aktivitas/ Keberadaan Kelompok Kriminal Anak Bermotor di Kota Jambi.

Poin kedua berbunyi "Penanganan darurat sosial sebagaimana dimaksud dalam diktum kesatu dilakukan oleh Kepolisian dibantu oleh pihak Kejaksaan dan Organisasi Perangkat Daerah yang terkait untuk dapat mengambil tindakan atau langkah yang diperlukan baik secara preventif maupun penegakan hukum secara Represif untuk mengatasi kondisi ini,".

Baca juga: Polisi Amankan Anggota Geng Motor yang Serang Warga Perum Garuda Jambi, Pelaku Pelajar SMP-SMA

Sementara pada poin ketiga berbicara tentang pembiayaan status darurat sosial tersebut menggunakan anggaran belanja tak terduga dari APBD Kota Jambi Tahun 2022.

Poin keempat "Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai dengan berakhirnya kondisi darurat sosial". 

Terkait surat itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Jambi, Abu Bakar mengatakan, dalam surat sudah diterangkan maksud dikeluarkannya keputusan tersebut.

"Dalam SK tersebut sudah diterangkan (Darurat Sosial)," katanya, Selasa (4/10/2022) malam. (*)

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved