Berita Jambi

Berkas Tersangka Kebakaran Gudang Minyak Ilegal Dikembalikan, Penyidik Kejari Jambi Minta Lengkapi

Berkas perkara Pandu CS, tersangka kebakaran gudang minyak ilegal dikembalikan penyidik Kejari Jambi untuk melengkapi berkas formil, materil

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Wira Dani Damanik
Gudang minyak di RT 71, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi alami kebakaran, Senin (15/8/2022). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berkas perkara Pandu CS, tersangka kebakaran gudang minyak ilegal dikembalikan penyidik Kejari Jambi untuk melengkapi berkas formil, materil dan pasal yang disangkakan.

Tiga tersangka ditetapkan Polresta Jambi yakni Argie Pandu sebagai pemilik gudang, istri Pandu yang berinisial EL, serta pria berinisial DP yang berperan sopir pengantar BBM ilegal.

Status tersangka itu atas kebakaran dan kepemilikan gudang bahan bakar minyak (BBM) ilegal di Lingkar Barat, Kenali Besar, Alam Barajo, Senin (15/8/2022) lalu.

Kasi Pidum Kejari Jambi, Irwan Syafari
Kasi Pidum Kejari Jambi, Irwan Syafari (Tribunjambi.com/Darwin Sijabat)

Kasi Pidum Kejari Jambi, Irwan Syafari menyebutkan bahwa tahapan tahapan penyerahan berkas tersangka dari Penyidik Polresta Jambi dengan Penyidik Kejari Jambi.

Disampaikannya bahwa pada tanggal 22 Agustus 2022 lalu pihaknya menerima satu Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP) dengan tiga tersangka.

Disampaikannya bahwa berkas perkara yang diterima saat itu dalam split atau dipisahkan pada 22 September 2022 lalu.

Pada hari yang sama Kejari melakukan P18 dengan memberikan petunjuk untuk P19 pada 29 September 2022.

Dikembalikannya berkas ke penyidik Polresta Jambi dikatakan Irwan terkait kelengkapan berkas.

"P19 nya yang pertama terkait formil juga masih belum dilengkapi berita acara," katanya, Selasa (4/10/2022).

Baca juga: Ranperda Penyelenggaraan Batu Bara Bakal Ditarik Pemerintah, Abdul Khafid Ingatkan Pemprov Jambi

Baca juga: Perekrutan Panwascam Batanghari Diperpanjang, Karena Minimnya Keterwakilan Perempuan

Sementara untuk kelengkapan secara materil, Irwan menyampaikan ke penyidik Polresta Jambi agar ditambahkan keterangan ahli.

"Terkait materilnya kami minta kan keterangan ahli yang menyatakan bahwa perbuatan tersangka ini untuk digali lagi terkait kesengajaan yang dilakukan," ujarnya.

"Kami juga minta dalami terkait pasal pasal kebakaran, terkait lingkungan hidup itu juga dikolaborasikan, nanti dikuatkan dengan pendapat ahli," tambahnya.

Bukan hanya disitu juga, dalam pengembalian berkas itu penyidik Kejari juga meminta aliran rekening tersangka dilampirkan.

"Sama aliran rekening itu juga kami minta kan," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved