Vladimir Putin Akan Dibunuh Jenderalnya Sendiri Jika Pakai Senjata Nuklir untuk Serang Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin diyakini bakal dibunuh jenderalnya sendiri jika menggunakan senjata nuklir. Situasi konflik di Ukraina kian memanas

Editor: Suci Rahayu PK
Sumber: RIA Novosti
Presiden Rusia Vladimir Putin 

TRIBUNJAMBI.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin diyakini bakal dibunuh jenderalnya sendiri jika menggunakan senjata nuklir.

Situasi konflik di Ukraina kian memanas setelah Vladimir Putin mengumumkan melakukan mobilisasi militer.

Selain itu, referendum yang digelar Rusia di wilayah Ukraina yang didudukinya, makin menambah ketegangan.

Putin dan sekutunya kerap menyuarakan ancaman kepada Ukraina dan Barat, mengeklaim akan menggunakan senjata nuklir untuk membela wilayahnya dari aneksasi ilegal.

Tetapi menurut pakar Rusia, Profesor Peter Duncan dari Sekolah Slavonik dan Studi Eropa Timur (SSEES) UCL, Vladimir Putin akan dibunuh jenderalnya jika sampai menggunakan senjata nuklir.

Duncan mengatakan jika Vladimir Putin menggunakan senjata nuklir, baik di Ukraina atau negara-negara Barat, ia harus melewati komandan militernya.

Baca juga: Beredar Foto Perbandingan Pertalite Dulu dan Sekarang, Berbeda Warna dan Disebut Lebih Boros

Baca juga: Sidang Etik Brigjen Hendra Digelar Pekan Depan, Bahas Penyidikan Tewasnya Brigadir J & Jet Pribadi

Di deretan teratas ada Menteri Pertahanan Sergei Shoigu dan Kepala Staf Jenderal Angkatan Bersenjata Rusia Valery Vasilyevich Gerasimov.

Menurut Duncan, tak ada jaminan mereka akan mengikuti perintah Putin.

Menurutnya, mereka bahkan akan menentang Putin jika hal tersebut terjadi.

“Saya masih berpikir jika Putin mulai menggunakan senjata nuklir, atau setidaknya mengatakan kepada Shoigu dan Gerasimov menggunakan senjata nuklir, bukan hanya mengerahkannya, saya pikir mereka akan sepenuhnya menolak,” kata Duncan, dilansir Express, Sabtu (24/9/2022).

“Mereka mungkin bergerak melawan Putin dan membunuhnya,” lanjut sang pakar.

Namun, Duncan menegaskan bahwa membunuh Putin bukanlah pekerjaan mudah, bahkan bagi orang terdekatnya sekalipun.

“Mereka harus memiliki orang di FSB (Badan Keamanan Federasi Rusia) untuk membantu mereka membunuh Putin,” ujarnya.

Namun Duncan mengatakan jika analisisnya salah, dan sekutu Putin tetap setia padanya meski harus ke jurang perang nuklir, ia memperkirakan akan ada tanggapan kuat dari sekutu-sekutu Barat Ukraina.

Ia yakin penggunaan senjata nuklir di Ukraina akan memicu serangan konvensional besar-besaran terhadap pasukan Rusia di wilayah Laut Hitam atau Ukraina.


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Beredar Foto Perbandingan Pertalite Dulu dan Sekarang, Berbeda Warna dan Disebut Lebih Boros

Baca juga: Panggilan Baru Nathalie Holscher ke Frans Faisal, Sebut Kakak Fuji ‘Tuan Muda’

Baca juga: DPRD Provinsi Jambi Pertanyakan Langkah Pemprov Jambi Atasi Inflasi, Apa Langkah yang Disiapkan?

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved