Transaksi Perjudian Lukas Enembe Masih Didalami, KPK Tunggu Kedatangan Gubernur Papua

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami dugaan transaksi perjudian ratusan miliar yang dilakukan tersangka gratifikasi Gubernur

Editor: Fifi Suryani
Kolase/KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI
Lukas Enembe, Gubernur Papua dideportasi dari Papua Nugini 

"Karena kita sudah bersepakat membangun Papua yang bersih dan damai sebagai bagian dari program pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia," sambungnya.

Massa Papua Memanas

Aksi demo membela Gubernur Papua Lukas Enembe digelar di Kota Jayapura, Selasa (20/9/2022) pagi.

Dikutip dari Tribun Papua, ratusan massa aksi terpantau berkumpul melakukan orasi sambil meneriaki tolak KPK di Kawasan Expo Waena, Kota Jayapura Papua.

Massa mulai berkumpul sekira pukul 08.49 WIT di depan Taman Budaya Expo Waena.

Dalam demo tersebut, salah satu orator aksi menyampaikan penolakan masyarakat Papua terhadap penetapan tersangka pada Gubernurnya, Lukas Enembe, oleh KPK.

Mereka menilai adanya penetapan tersangka tersebut sebagai bentuk kriminalisasi tokoh Papua.

"Gubernur Papua Lukas Enembe adalah sosok yang berjasa bagi tanah Papua dan Indonesia, " sebut orator sambil berteriak hidup Lukas Enembe dan tolak KPK.

Merespons adanya aksi demo, puluhan personel Polri pun dikerahkan dengan berpakaian lengkap.

Bahkan mengenakan rompi anti peluru, helm, tameng, hingga senjata.

Para personel Polri telah bersiaga sejak pukul 07.00 WIT di Lingkaran Abepura untuk menjaga aksi demonstrasi.

Selain personel, deretan kendaraan seperti mobil rantis, truk water canon, hingga truk Brimob juga ikut disiagakan.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved