Brigadir Yosua Tewas Ditembak

Perjalanan Brigadir Yosua di Kepolisian, Tugas di Brimob Sejak 2012 hingga Dipercaya Sebagai Sniper

Nama Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir Yosua dalam dua bulan terakhir menjadi sorotan publik setelah dirinya tewas ditangan mantan Ka

TRIBUNJAMBI/HO
Foto Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J semasa hidup. Dia meninggal di ujung peluru usai dieksekusi di rumah Ferdy Sambo, 8 Juli 2022 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Nama Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir Yosua dalam dua bulan terakhir menjadi sorotan publik setelah dirinya tewas ditangan mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo.

Di mata keluarga, Yosua adalah sosok yang dikenal oleh keluarga orang paling ramah dan lembut.

Yosua lahir di Kelurahan Tanjung Pinang, Jambi, pada bulan November tahun 1994. Saat kembali ke pangukuan Ibu Pertiwi, Yosua berusia 27 tahun.

Yosua dibesarkan di Desa Suka Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi.

Dia menempuh pendidikan di Sekolah Dasar Negeri 74 Desa Suka Makmur, SMP Negeri 12 Muaro Jambi dan SMA Negeri 4 Muaro Jambi.

Setelah lulus sekolah, dia mengikuti tes polisi di SPN Polda Jambi tahun 2012, hingga menjadi anggota Korps Brigade Mobil (Brimob).

Mulai berkarir sebagai polisi, khususnya di Korps Brimob sejak 2012.

Dia mengikuti pelatihan di Pusat Pendidikan Brimob Watukosek, Pasuruan, Jawa Timur, selama 7 bulan.

Kemudian ditugaskan di Mako Brimob Batalyon B Pelopor di Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi pada tahun 2013, yang terhitung rawan.

Karena Yosua dipercaya sebagai penembak jitu atau sniper.
Dia juga pernah dikirim ke Papua.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved