Brigadir Yosua Tewas Ditembak

Brigadir Yosua Ditodong Pisau Kuwat Maruf, Ada Bripka RR yang Panik hingga Pindahkan Senjata

Kuat Maruf sempat menodongkan pisau ke Brigadir Yosua sebelum peristiwa pembunuhan itu terjadi.

Editor: Heri Prihartono
Kolase
5 foto tersangka pembunuhan berencana Brigadir J. (Atas kiri-kanan) Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. (Bawah kiri-kanan) Bharada E, Kuat Maruf, Bripka RR. 

TRIBUNJAMBI.COM - Terkuak kabar tentang Kuat Maruf sempat menodongkan pisau ke Brigadir Yosua sebelum peristiwa pembunuhan itu terjadi.

Kuwat Maruf sempat cekcok dengan Brigadir Yosua, mengetahui itu Bripka RR memindahkan senjata Yosua ke kamar anak Sambo.

Hal ini diceritakan Kuasa hukum Bripka RR, Erman Umar beberapa waktu lalu.

Bripka RR  memindahkan senjata milik Brigadir J ke kamar anak Ferdy Sambo yang berada di Magelang.

Cekcok itu membuat Bripka RR khawatir sehingga berinisiatif untuk memindahkan senjata Brigadir Yosua.

Bripka RR  mengaku saat itudiperintah oleh Putri Candrawathi untuk mencari Brigadir Yosua.

“Sebelum turun (setelah diperintahkan Putri mencari Brigadir J), karena khawatir tadi ada cerita Kuat yang tegang (bersitegang -red), agak panik, pegang pisau, kemudian dia (Bripka RR) berinisiatif yang mungkin diketahui juga oleh Richard (Bharada E), bagaimanapun Yosua kan ada senjatanya.”

“Dia berinisiatif diambil senjata (Brigadir J), dipindahin ke kamar anaknya Ferdy Sambo,” katanya dalam Apa Kabar Indonesia Pagi yang ditayangkan di YouTube tvOne, Sabtu (10/9/2022).

 Bripka RR melanjutkan perintah Putri Candrawathi untuk mencari Brigadir J.

 Bripka RR menanyakan apa yang terjadi antara Brigadir Yosua dan Kuat Maruf.

 
“Ketemu dengan Yosua. ‘Ada apa ini Yosua? kata si RR’. (Brigadir J jawab) Nggak tau tuh bang, Om Kuat kok marah-marah sama saya’,” kata Erman.

Bripka RR membujuk Brigadir J agar mau untuk menemui Putri Candrawathi di kamarnya.

Brigadir Yosua duduk di lantai di sebelah ranjang Putri Candrawathi.

Sedangkan Bripka RR menunggu di luar yang tidak jauh dari kamar istri Ferdy Sambo itu.

“Setelah itu keluar Yosua dibawa lagi oleh RR ke bawah biar gak bersinggungan dengan Kuat. Ternyata sesampainya di bawah ditanya lagi sama RR ‘Gimana sih, ada apa sih, Yosua?’ (Brigadir J jawab) ‘Oh enggak apa-apa bang’,” ujar Erman.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved