Senin, 18 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Perang Rusia Ukraina

Pejabat Pro Rusia Tewas Dihantam Bom Mobil, Diduga Pelaku Penyusup dari Ukraina

Seorang pejabat tewas setelah jadi korban serangan bom mobil di Ukraina, diduga Pelaku Penyusup dari Ukraina

Tayang:
Editor: Heri Prihartono
(AFP/GETTY IMAGES via BBC INDONESIA)
Sebuah mobil yang hancur di Ukraina akibat serangan pasukan Rusia 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang pejabat tewas setelah jadi korban serangan bom mobil di Ukraina.

Diduga bom mobil tersebut dilakukan penyusup Ukraina yang menargetkan pejabat pro Rusia.

Serangan bom mobil ini menewaskan  Artyom Bardin yang merupakan kepala administrasi militer-sipil pro Rusia di kota Berdyansk.

Sebelumnya Kota Berdyansk dikuasai Rusia di awal konflik yang sedang berlangsung antara Moskow dan Kiev.

Akibat kejadian ini dilaporkan tiga kendaraan sipil lainnya rusak dalam ledakan itu, media Rusia melaporkan.

Pihak berwenang setempat masih mencari unit sabotase dan pengintaian Ukraina.

Kematian Bardin  dikonfirmasi oleh pemerintah setempat.


“Menurut informasi kami, dia meninggal karena luka-lukanya,” kata Vladimir Rogov, anggota administrasi Wilayah Zaporozhye, kepada wartawan.

 
Pihak berwenang setempat menganggap insiden itu sebagai serangan teroris yang dilakukan oleh “teroris rezim Zelensky,” merujuk pada Presiden Ukraina Vladimir Zelensky.

Pada akhir Agustus, wakil komandan polisi lalu lintas lokal di Berdyansk, Alexander Kolesnikov, tewas dalam insiden serupa.

Wakil komandan polisi lalu lintas setempat, Alexander Kolesnikov, tewas dalam ledakan di kota Berdyansk, Ukraina selatan, Jumat.

Ledakan itu terjadi di sebuah rumah liburan lokal, yang saat ini  menampung pengungsi dan pengungsi sementara, terutama dari Mariupol, kata walikota setempat, Alexander Saulenko.

Alat peledak, diisi dengan pecahan peluru yang sudah jadi, ditempelkan di pohon sekitar tiga meter di atas tanah, tambahnya.

Kendaraan dinas Kolesnikov berada di zona ledakan, sementara pecahan peluru juga melempari taman bermain di dekatnya.

“Selama ledakan, secara ajaib, tidak ada seorang pun di taman bermain di mana anak-anak dapat bermain dan berada, tidak ada anak-anak yang terluka,” kata Saulenko, menyalahkan insiden tersebut pada pihak berwenang Ukraina.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved