Mengulik Gambaran Kesejahteraan Anak di Provinsi Jambi

Anak sebagai elemen penting penggerak bangsa diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.

Editor: Rahimin
istimewa
Hasil Sensus Penduduk 2020 menunjukkan 29,50 persen atau 79,71 juta jiwa penduduk Indonesia adalah anak-anak berusia 0-17 tahun (BPS, 2022). 

Mengulik Gambaran Kesejahteraan Anak di Provinsi Jambi

Oleh: Naning Savitri, S.Tr.Stat. (Statistisi Ahli Pertama di BPS Kabupaten Muaro Jambi)

TRIBUNJAMBI.COM - Anak merupakan generasi penerus cita-cita dan perjuangan bangsa.

Maju mundurnya suatu negara akan sangat tergantung pada generasi saat ini dan masa yang akan datang.

Anak sebagai elemen penting penggerak bangsa diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.

Untuk membentuk kualitas anak yang baik, harus dipastikan bahwa tumbuh dan kembangnya juga baik.

Dengan demikian, diperlukan pemahaman terkait dengan kesejahteraan anak. Jika anak sejahtera, maka anak dapat memaksimalkan potensinya untuk berkembang menjadi manusia yang unggul dan berkualitas.

Tujuan utama pembangunan nasional, seperti yang tertuang dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945 adalah memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa di semua lapisan masyarakat, termasuk anak-anak.

Memajukan kesejahteraan umum memiliki arti mencapai kesejahteraan bagi seluruh rakyat, baik dari sisi ekonomi maupun lahir dan batin.

Kemudian tujuan pencerdasan bangsa adalah untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan yang layak dan berkualitas.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved