DPRD Provinsi Jambi

Kades Beberkan Penyebab Jalan Mendalo-Bulian Kerap Banjir, Ivan Wirata: Ini Jelas Salah

Penyebab luapan air di Jalan lintas Mendalo Bulian, tepatnya di depan Universitas Islam Negeri (UIN STS) Provinsi Jambi ternyata banyak faktor.

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Hasbi
Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata bersama pihak BWSS dan BPJN meninjau lokasi langganan bajir di depan UIN STS Jambi. 

 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI-Penyebab luapan air di Jalan lintas Mendalo Bulian, tepatnya di depan Universitas Islam Negeri (UIN STS) Provinsi Jambi ternyata banyak faktor.

Faktor pertama akibat dari bangunan gedung baru UIN ketika hujan lebat turun sampai meluapi badan jalan, kedua box culvert yang sempit, kemudian ada juga oknum warga diduga sengaja membendung aliran air untuk kepentingan pribadi.

Ini terungkap saat Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata, bersama Kepala BWSS VI, BPJN IV Jambi, anggota DPRD Muarojambi serta kepala desa dan tokoh masyarakat setempat turun menelusuri titik titik penyebab banjir tersebut.

Setelah dari depan UIN, lalu mereka menelusuri sampai dengan ke belakang, ternyata ada oknum warga sekitar diduga sengaja membendung aliran air agar masuk ke kolam ikannya.

Baca juga: Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi Tinjau Lokasi Rawan Banjir di Lintas Mendalo-Bulian

Kepala Desa Simpang Sungai Duren, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi Yusnardi juga memperkuat dengan menunjukkan saluran air tersebut yang kemudian dipersempit lagi dengan coran semen agar air dapat masuk ke kolam ikan milik warga sekitar.

Ia juga menyebut untuk mengatasi masalah banjir yang menjadi persoalan di setiap hujan lebat tersebut sehingga dirinya diajak pihak terkait bersama stakeholder untuk menelusuri di mana titik titik yang menjadi kendala.

"Kita sudah tinjau di lapangan di mana sebenarnya yang menjadi kendala, salah satunya di tempat kita berdiri saat ini (bendungan air masuk ke kolam untuk kepentingan pribadi) jadi ini terutama yang harus diperbaiki," ungkapnya.

Dirinya juga meminta drainase dan dimensi box juga diperlebar sehingga air tidak lagi menggenangi jalan lintas.

Sementara Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata juga mengatakan, dengan mengatasi persoalan-persoalan itu dirinya memfasilitasi BWSS dan BPJN meninjau lokasi tersebut.

Baca juga: Perumahan Namura Indah Kota Jambi Selalu Banjir Tiap Diguyur Hujan, Warga Ungkap Penyebabnya

"Alhamdulillah kepala desa sudah menceritakan kronologisnya, artinya kita sama-sama ini, ada BWSS, BPJN, DPRD Kabupaten, artinya solusi ini bagaimana harus diatasi," ujarnya.

Saat di lokasi meninjau aliran air yang diduga kuat sengaja dibendung untuk kepentingan pribadi salah satu warga sekitar, tentu hal itu tidak dibolehkan.

"Kami minta yang memanfaatkan air yang disalurkan ke kolamnya, ini jelas salah, fatal ketika air meluap dan berdampak pada masyarakat yang melewati jalan nasional apalagi depan universitas ternama," tutupnya.

Baca juga: Anggota DPRD Provinsi Jambi Usul 2 Lokasi Rawan Banjir di Kota Jambi Dapat Anggaran Perbaikan Boks

(Tribun Jambi.com/ Hasbi Sabirin)

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved