Polairud Cek Kapal Nelayan Korban Bajak Laut di Tanjabtim

Bajak laut kembali beraksi di wilayah perairan Tanjabtim, Provinsi Jambi menyerang nelayan ikan asal Nipah Panjang.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Rifani
Kapal nelayan Tanjabtim jadi korban banjak laut di perairan ambang luar. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK- Bajak laut kembali beraksi di wilayah perairan Tanjabtim, Provinsi Jambi menyerang nelayan ikan asal Nipah Panjang, pada Selasa subuh 22 Agustus lalu.

Menanggapi kejadian tersebut kata Kasat Polairud Polres Tanjab Timur AKP Daulay saat dikonfirmasi mengatakan, pihak polair tengah melakukan olah TKP, interogasi serta analisa.

"Hari ini para korban juga sudah membuat laporan secara resmi," ujarnya, Kamis (25/8/2022).

Lanjutnya, untuk keterangan awal yang didapatkan oleh polisi para kru kapal sedang beristirahat, pelaku datang mengunakan pompong (Kapal) dan melakukan pengancaman saat para kru tertidur.

"Ya senjata tajam dan senjata lainnya. Untuk pelaku jumlah pastinya tidak dapat dipastikan berapa orang karena korban minim pengelihatan saat malam. Namun, lebih dari tiga atau lima orang," terangnya.

Saat kejadian, para korban tidak dilempar ke lautan, kemungkinan karena para pelaku tidak ada tujuan tertentu selain menjara.

Baca juga: Kapal KM Nagamas Disatroni Bajak Laut di Perairan Tanjabtim, Kru Kapal Diancam Sajam, Harta Dikuras

Dia menerangkan, dugaan sementara pihakya kejadian tersebut terjadi di Lambur Luar. Namun, titik koordinat belum dapat dipastikan karena harus mengunakan tenaga ahli untuk mengetahui lebih rinci.

"Yang jelas langkah kita bekerjasama dengan ketua-ketua nelayan memberikan himbauan agar saat di laut saling berkoordinasi dan komunikasi sesama nelayan," terangnya.

Untuk itu, kepolisian juga mengaku akan meningkatkan patroli dan bekerjasama dengan Polairud Polda Jambi untuk melakukan patroli rutin.

"Bekerjasama juga dengan tokoh masyarakat di pesisir Tanjabtim agar bisa menjaga ketertiban masyarakat bersama-sama," katanya.

Baca juga: Denjaka Kopassus Kopaska 9 Tahun Hancurkan Bajak Laut Somalia, Ada Doni Monardo Ikut Misi Rahasia

Dia menambahkan, apabila mendapatkan informasi atau hal-hal yang sifatnya mengganggu ketertiban masyarakat di perairan Tanjabtim dapat berkomunikasi dengan kepolisian.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved