Lansia yang Berdaya, Lansia yang Merdeka

Bagaimanakah lansia juga bisa berperan aktif dalam pembangunan terutama lansia di Provinsi Jambi.

Editor: Rahimin
ist
Kantor Badan Pusat Statistik. BPS mencatat persentase penduduk lansia di Indonesia sebesar 10,82 persen dan di Provinsi Jambi sendiri sebesar 9,57 persen 

TRIBUNJAMBI.COM - 77 tahun Indonesia merdeka, capain kemerdekaan dapat tercermin dari pembangunan ekonomi berkualitas yang bermuara pada meningkatnya kesejahteraan penduduk.

Setiap individu memiliki hak dan kewajiban untuk berkontribusi dalam pembangunan. 

Bagaimanakah lansia juga bisa berperan aktif dalam pembangunan terutama lansia di Provinsi Jambi.

Lansia pada umumnya selalu identik dengan kondisi fisik yang menurun dan tidak produktif secara ekonomi.

Usia yang semakin senja tanpa kemandirian finansial berpotensi menciptakan generasi sandwich atau generasi dengan tanggung jawab ganda terhadap generasi di atasnya (orang tua atau mertua) sekaligus generasi di bawahnya (anak-anaknya) secara bersamaan.

Menurut WHO, lansia adalah seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun ke atas.

BPS mengelompokkan lansia menjadi tiga kelompok umur yaitu lansia muda (kelompok umur 60-69 tahun), lansia madya (kelompok umur 70-79 tahun), dan lansia tua (kelompok umur 80 tahun ke atas).

BPS mencatat persentase penduduk lansia di Indonesia sebesar 10,82 persen dan di Provinsi Jambi sendiri sebesar 9,57 persen.

Penduduk lansia terkonsentrasi pada lansia muda sebesar 68,83 persen, sisanya 23,74 persen berada pada kelompok lansia madya dan 7,43 persen pada kelompok lansia tua.

Dibandingkan tahun 2020 dimana jumlah lansia Provinsi Jambi sebesar 7,90 persen maka terjadi kenaikan jumlah penduduk lansia sebesar 2,92 persen.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved