Brigadir Yosua Tewas Ditembak
Pengakuan Bharada E Berubah Lagi Soal Posisi Tangan Brigadir J Saat Dieksekusi
Pengakuan Bharada E soal posisi Brigadir Yosua saat dieksekusi berubah lagi, Dulu disebut di belakang kepala, kini jadi di depan dada.
Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Suang Sitanggang
Dia menekan Sambo yang melibatkan anak muda dengan pangkat terendah untuk melampiaskan kemarahan.
Pada pertemuan itu, ucapnya, Ferdy Sambo pun mengungkapkan penyesalan.
"Saya menyesal, saya minta maaf," kata Ahmad Taufan menirukan pernyataan Ferdy Sambo.
Baca juga: Perubahan Gestur Istri Ferdy Sambo Usai Brigadir Yosua Hutabarat Dieksekusi
Baca juga: Foto Brigadir Yosua Dikelilingi 770 Lilin, Aliansi Cipayung Jambi Ungkapan Rasa Sedih dan Kecewa
Bahkan, mantan Kadiv Propam itu, juga dia sebut menunjukkan ekspresi penyesalan.
"Dia mengakui (bersalah) dan dia menangis," kata Ketua Komnas HAM itu.
Perubahan Gestur Putri Candrawati
Ada perubahan mencolok pada gestur Putri Candrawati istri Ferdy Sambi, sebelum dan sesudah Brigadir Yosua Hutabarat dieksekusi.
Hal itu terlihat jelas pada rekaman CCTV di garadi rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo, yang kini telah beredar luas.
Ketika rombongannya baru tiba dari Magelang, Jumat (8/7/2022), Putri terlihat berjalan dengan tegap.

Tangan kanannya membawa tas, kepala tegap menatap ke depan.
Dia berjalan diiringi ajudannya, di antara dua mobil yang parkir di garasi itu.
Rombongan istri Ferdy Sambo tiba di rumah itu pada pukul 16.40 WIB.
Demikian juga saat meninggalkan rumah itu menuju rumah dinas, terlihat masih dengan kondisi dan gestur yang sama.
Baca juga: Drama Melankolis Ferdy Sambo, Menangis di Hadapan Sejumlah Orang, Ngaku Dizolimi
Baca juga: Drama Sebelum Ferdy Sambo Tersangka, Seorang Komjen Akan Mundur Bila Bos Brigadir J Tidak Dijerat
Terpantau ibu PC meninggalkan rumah mewah tersebut pada pukul 17.05 WIB.
Sementara saat kembali lagi ke rumah itu, diduga setelah Brigadir Yosua dieksekusi oleh komplotan suaminya, ada perubahan besar pada mimik dan gestur Putri.