Waspada Virus Langya, di China 35 Orang Jadi Korban
Masyarakat dunia dibuat heboh dengan Virus Langya yang terjadi di China beberapa waktu terakhir.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM - Masyarakat dunia dibuat heboh dengan Virus Langya yang terjadi di China beberapa waktu terakhir.
Tercatat 35 orang jadi korban Virus Langya yang terjadi di Shandong China tersebut.
Berikut penjelasan terkait Virus Langya yang terjadi di China beberapa waktu terakhir.
Virus Langya merupakan Jenis baru dari Henipavirus yang berasal dari hewan.
Virus Langya menginfeksi orang di provinsi Shandong dan Henan di China, media resmi di sini melaporkan pada hari Selasa.
Global Times mengutip laporan media yang dikelola pemerintah merilis Jenis baru Henipavirus (juga bernama Langya henipavirus, LayV) berada dalam sampel usap tenggorokan dari pasien demam di China timur,
Menurut para ahli yang berpartisipasi dalam penelitian ini Henipavirus yang baru ditemukan ini, yang mungkin berasal dari hewan, dikaitkan dengan beberapa kasus demam.
Gejala Virus Langya
1. Demam
2. Kelelahan
3. Batuk
4. Noreksia
5. Mialgia
6. mual
Belum ditemukan vaksin atau pengobatan untuk Henipavirus.
Jalan terakhir pengobatan adalah perawatan suportif untuk mengelola komplikasi.
Kasus-kasus Langya henipavirus sejauh ini tidak berakibat fatal atau sangat serius, jadi tidak perlu panik, kata Wang Linfa, seorang Profesor di Program Penyakit Menular yang Muncul di Duke-NUS Medical School yang terlibat dalam penelitian tersebut.
Dia menambahkan perlu diwaspadai karena banyak virus yang ada di alam memiliki hasil yang tidak terduga ketika menginfeksi manusia.
Peneliti menemukan bahwa 26 dari 35 kasus infeksi Langya Henipavirus di provinsi Shandong dan Henan.
Penelitian ini jga telah menemukan gejala klinis seperti demam, lekas marah, batuk, anoreksia, mialgia, mual, sakit kepala dan muntah.
Artikel ini diolah dari indiatoday
Baca juga: Wabah Virus Cacar Monyet, Dinkes Batanghari Ambil Langkah Kewaspadaan
Baca juga: 15 Sapi Bali di Batanghari Terserang Virus Jembrana
Baca juga: Antisipasi Sapi di Batanghari Terserang Virus Jembarana, Disbunak Lakukan Aktif Servis Rutin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/21022020_corona222.jpg)