Berita Batanghari

Antisipasi Sapi di Batanghari Terserang Virus Jembarana, Disbunak Lakukan Aktif Servis Rutin

Selain adanya virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), virus Jembrana mampu mengakibatkan risiko tinggi kematian terhadap hewan ternak, Dinas Perkebunan d

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM/MUSAWIRA
Kepala Disbunak Batanghari, Irwan 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Selain adanya virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), virus Jembrana mampu mengakibatkan risiko tinggi kematian terhadap hewan ternak, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Batanghari mengantisipasi meluasnya virus Jembrana.

Kepala Disbunak Batanghari, Irwan mendapati informasi di daerah Sulawesi Barat Kabupaten Pasangkayu terdapat puluhan ekor sapi secara mendadak mati.

Di sana kematian itu diduga terserang virus Jembrana.

“Saya dapat informasi itu dari teman saya. Banyak ternak sapi Bali mati diduga karena Jembrana,” katanya pada Minggu (24/7/2022).

Melalui bidang peternakan Irwan menyampaikan perlu ada antisipasi sedini mungkin sehingga virus itu tidak menyerang sapi-sapi peternak di Batanghari.

“Saya telah rapat dengan bidang peternakan bahwa virus ini harus diantisipasi. Sambil melakukan pelayanan PMK, juga berikan informasi yang cukup kepada peternak untuk antisipasi penyakit lain,” ucapnya.

Virus Jembrana diketahui memiliki risiko kematian lebih tinggi dibanding PMK. Awalnya virus Jembrana ini menyerang ternak sapi khusus Bali dan Jembrana ini nama daerah yang ada di Provinsi Bali.

“Virusnya tidak menular ke sapi-sapi lain. Sebetulnya tempat kita juga ada, tapi Allhamdullilah dapat ditangani dengan baik sehingga tidak meluas,” ujarnya.

Kasus kematian hewan ternak yang terpapar PMK sampai hari ini belum ditemukan. Namun, yang hanya potong bersyarat sehingga peternak masih dapat manfaat dari ternak itu.

“Kita berusaha dengan tim teknis ini untuk membantu peternak. Kita terus melakukan aktif servis secara rutin dilakukan setiap kecamatan, dengan memberi vitamin, obat-obatan sehingga diharapkan hewan ternak dapat sehat,” pungkasnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Tonton Video Polisi Asal Jambi Tewas Ditembak di Jakarta, Kondisinya Tragis

Baca juga: UPDATE Harga Tiket Pesawat Jambi-Jakarta Senin 25 Juli 2022, Mulai dari Rp 1 Jutaan

Baca juga: Update Harga Minyak Goreng Hari Ini 24 Juli 2022 di Kota Jambi, Sania Hanya Rp 20 Ribuan

Baca juga: Cuaca Jambi Hari Ini 24 Juli 2022, Diguyur Hujan Siang hingga Dini Hari

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved