Brigadir Yosua Tewas Ditembak

Kasus Kematian Brigadir Yosua, 7 Anggota Polda Metro Jaya Diduga Lakukan Pelanggaran

Tewasnya Brigadir Yosua menyeret sejumlah nama di Polda Metro Jaya yang diduga lakukan pelanggaran kode etik.

Editor: Heri Prihartono
ist
Mendiang Brigadir Yosua 

TRIBUNJAMBI.COM - Tewasnya Brigadir Yosua menyeret sejumlah nama di Polda Metro Jaya yang diduga lakukan pelanggaran kode etik.

Tercatat 7 anggota Polda Metro Jaya yang diduga lakukan pelanggaran kode etik terkait penanganan kematian Brigadir Yosua.

Hal ini disampaikan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Agung Budi Maryoto.

"Personel Polda Metro Jaya sementara ada tujuh personel, perwira pangkat menengah empat personel, dan perwira pertama tiga personel," kata Agung Budi Maryoto kepada wartawan, Selasa (9/8/2022).

Hal ini diperoleh dari pemeriksaan 56 anggota Polri.

Selain tujuh anggota Polda Metro Jaya, 24 lainnya adalah personel berasal dari Bareskrim Polri hingga Divisi Propam Polri.

"Dari Bareskrim Polri ada dua personel, satu berpangkat pamen dan satu pama, Div Propam Polri ada 21 personel, perwira tinggi tiga, perwira menengah delapan, perwira pertama empat, bintara empat dan tamtama dua personel," tuturnya.

Inspektorat Khusus (Irsus) masih mendalami soal itu dan  akan dilimpahkan ke tim khusus (timsus) Polri jika ada unsur pidana. 
"Kalau nanti ada unsur pidananya juga kita nanti limpahkan lagi kepada Bareskrim Polri. Tetapi kalau hanya melakukan kode etik tentu hanya Div Propam Polri yang melakukan sidang kode etik terhadap personel tersebut," ujarnya.

Pesan Mahfud MD

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD minta kasus Brigadir Yosua dituntaskan segera,

Mahfud MD minta agar kasus tewasnya Brigadir Yosua terus diungkap demi menjaga kepercayaan publik.

Hal ini disampaikan Mahfud MD dalam konferensi persnya, yang ditayangkan akun YouTube Selasa 9 Agustus 2022.

 Mahfud meminta masyarakat tetap menunggu perkembangan penyelesaian kasus ini.

"Biar nanti dikonstruksi oleh polisi apa sih motifnya, kan sudah banyak di tengah masyarakat," jelas Mahfud MD dalam konferensi persnya, Selasa 9 Agustus 2022.

Mahfud MD berharap saksi lainnya yang terlibat dalam kasus tersebut segera diperiksa.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved