Berita Kerinci

Angka Stunting di Kerinci Turun

Pemerintah Kabupaten Kerinci menggelar acara percepatan penurunan stunting Kabupaten Kerinci, Selasa, (9/8).

Penulis: Herupitra | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Shutterstock
Jadi Pembahasan Maruf Amin vs Sandiaga Uno, Sebenarnya Apa Itu Stunting? Apa Bedanya dengan Anak Bertubuh Pendek? 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Pemerintah Kabupaten Kerinci menggelar acara percepatan penurunan stunting Kabupaten Kerinci, Selasa, (9/8).

Surat keputusan tim percepatan penurunan stunting Kabupaten Kerinci sudah terbentuk serta disahkan oleh Bupati Kerinci pada Maret 2022 lalu.

Dalam pelaksanaan penurunan stunting dikenal 8 aksi konvergensi penurunan stunting yang harus dilaksanakan yaitu, Analisis situasi, menyusun rencana program dan kegiatan serta rembuk stunting,

Selain itu peraturan bupati tentang peran desa dalam penurunan stunting, pembinaan kader pembangunan manusia (KPM), sistem majemen data, pengukuran dan publikasi stunting dan Review kinerja tahunan.

Tahun 2022 ini telah dilaksanakan aksi 1 yaitu analisis situasi yang akan dilaksanakan dengan menganalisis setiap desa yang ada di Kabupaten Kerinci.

Dengan 29 indikator yang telah ditetapkan menghasilkan desa lokus menjadi 37 desa sampai dengan Tahun 2023 ini yang harus diintervensi oleh SKPD-SKPD yang mempunyai hubungan dengan program dan kegiatan penurunan stunting.

Dari indikator tersebut diketahui tingkat prevelensi stunting untuk Kabupaten Kerinci berdasarkan data E-PPGBM (Pencatatan dan Pelaporan Berbasis Masyarakat) membawa angin segar bagi bagi kerinci, semua karena adanya penurunan persentase stunting di Kabupaten Kerinci.

“Untuk aksi 2 yaitu, menyusun rencana kegiatan penurunan stunting Tahun 2022 dan rencana Tahun 2023 dengan harapan setiap SKPD pengampu telah menganggarkan program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kerinci,” jelas Herjos Naldi Kadis Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPP- PA) Kabupaten Kerinci.

“Pelaksanaan aksi 3 yaitu, rembuk stunting. Apapun output yang diharapkan dari pelaksanaan rembuk stunting ini yaitu menghasilkan komitmen dari semua pihak dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kerinci,” tegasnya.

Katanya, pelaksanaan aksi integrasi 1,2,3 sampai 8 yang telah dilakukan semuanya harus diupload dan dilaporkan ke dalam aplikasi yang dikelola oleh Dirjen Bangsa dan secara terus menerus dipantau perkembangan oleh Kemendagri dan BAPPENAS.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Tonton Video Polisi Asal Jambi Tewas Ditembak di Jakarta, Kondisinya Tragis

Baca juga: Antisipasti PMK, Pemda Tebo Genjar Suntik Vaksin di Setiap Kecamatan

Baca juga: Sinopsis Ikatan Cinta 9 Agustus 2022, Ancaman Rendy untuk Elsa

Baca juga: Orang Tua Korban Tewas Kecelakaan di Tambak Sari Datangi Polda Jambi, Minta Anaknya Diautopsi

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved