China Vs Amerika
Jepang Protes Tindakan China Tembakan Rudal di Perairan Taiwan: Ancaman Serius
Kali pertama China melakukan "serangan rudal presisi" Kamis di perairan lepas pantai Taiwan.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM - Kali pertama China melakukan "serangan rudal presisi" Kamis di perairan lepas pantai Taiwan.
Serangan rudal China adalah bagian dari latihan militer yang dianggap meningkatkan ketegangan di kawasan tersebut.
Serangan China ini adalah bagian dari reaksi atas kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi.
China gelar latihan militer besar-besaran yang meliputi angkatan laut, angkatan udara, di enam zona di sekitar Taiwan.
Zona Taiwan itu diklaim Beijing sebagai wilayahnya sendiri untuk dianeksasi secara paksa jika perlu.
Dikutip dari laman APnews, rudal yang ditembakkan oleh China mendarat di Zona Ekonomi Eksklusif Jepang di lepas pantai Hateruma, sebuah pulau jauh di selatan pulau-pulau utama Jepang, kata Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi.
Dia mengatakan Jepang memprotes pendaratan rudal ke China sebagai "ancaman serius terhadap keamanan nasional Jepang dan keselamatan rakyat Jepang."
Kementerian Pertahanan Jepang juga berspekulasi bahwa empat rudal terbang di atas Taipei, ibu kota, melintasi daratan, menurut pernyataan yang diposting kedutaan besarnya di DC di Twitter.
Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan bahwa jalur penerbangan itu “di luar atmosfer dan tidak berbahaya bagi area luas di tanah yang dilaluinya.”
Menanggapi tembakan rudal China ini, Jepang mengatakan itu berdampak pada keamanan nasional dan keselamatan warga negaranya.
Hal ini disampaikan Perdana Menteri Jeoang Fumio Kishida pada Jumat (5/8/2022).
Dia juga mengecam penembakan rudal China itu.
Sebelumnya lima rudal balistik China terlihat jatuh di zona ekonomi eksklusifJepanh, kata Tokyo, empat dari lima rudal itu diyakini terbang ke atas pulau utama Taiwan.
"Tindakan China kali ini berdampak serius pada perdamaian dan stabilitas kawasan kami dan komunitas internasional," kata Perdana Menteri Fumio Kishida kepada wartawan setelah bertemu Ketua DPR AS Nancy Pelosi untuk sarapan pagi.
"Saya mengatakan kepadanya bahwa kami telah meminta pembatalan latihan militer segera," tambahnya dikutip dari kantor berita AFP.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/taiwan-lakukan-latihan-militer.jpg)