Senin, 27 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Brigadir Yosua Tewas Ditembak

Ayah Brigadir Yosua Sakit Hati Putranya Dituding Lakukan Pelecehan Seksual

Samuel Hutabarat Ayah Brigadir Yosua sakit hati putranya dituding lakukan pelecehan seksual.

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Capture Kompas Tv
Foto Brigadir Yosua Hutabarat semasa hidup 

TRIBUNJAMBI.COM - Samuel Hutabarat Ayah Brigadir Yosua sakit hati putranya dituding lakukan pelecehan seksual.

Ayah Brigadir Yosua kesal putranya dituding lakukan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawati istri Ferdy Sambo.

“Kami atas nama Hutabarat di seluruh Jabodetabek merasa terpukul merasa sakit hati, bahkan di seluruh Indonesia, belum ada keputusan oleh pengadilan anak kami sudah dinyatakan seorang yang mencabuli,” ucap Samuel di Kantor Kemenko Polhukam, Rabu (3/8/2022).


Samuel mengapresiasi Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo karena telah memberikan perhatian terhadap kasus yang menimpa anaknya.

Samuel kini menunggu hasil autopsi ulang jenazah anaknya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatiannya sudah sampai tiga kali mengucapkan kata-kata supaya peristiwa ini dibuka selebar-lebarnya jangan ada yang ditutup-tutupi,” ucap Samuel Hutabarat

Dia juga mengapresuasi langkah Menko Polhukam Mahfud MD yang sangat responsive dalam perkara tewasnya Brigadir J.

“Kepada Pak Mahfud MD yang begitu pertama kali merespons persoalan ini, kami sangat berterima kasih sekali,” ucap Samuel.

 Putri Candrawati melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir Yosua.

Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir Yosua kini ditangani Bareskrim Polri.


Kuasa hukum Putri, Arman Hanis menyambangi Bareskrim Polri pada Selasa (2/8/2022) guna menyerahkan berkas terkait laporan kasus dugaan pelecehan pada Putri Chandrawati.


Kamaruddin Simanjuntak kuasa hukum Brigadir Yosua menyebut hal tersebut hanyalah pengalihan isu.

"Saya katakan itu hanya pengalihan isu, karena orang mati tidak bisa dimintai pertanggungjawaban," kata Kamaruddin, Selasa (2/8/2022) dikutip dari YouTube Kompas Tv.

Kamaruddin menyebut laporan itu justru memperlambat kerja Bareskrim untuk menangani kematian Brigadir J.

"itu hanya memperlambat kerja penyidik sini (Bareskrim Polri)," lanjutnya.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved