Rabu, 8 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Anak Rimba Minta Bantuan ke Menteri Sosial Tri Rismaharini

Anak-anak Rimba dari Kelompok Tumenggung Ngrip dan Tumenggung Ngelembo, untuk pertama kalinya ikut serta dalam peringatan hari anak nasional (HAN).

Editor: Suci Rahayu PK
ist
Anak-anak Rimba dari Kelompok Tumenggung Ngrip dan Tumenggung Ngelembo, untuk pertama kalinya ikut serta dalam peringatan hari anak nasional (HAN). 

TRIBUNJAMBI.COM - Anak-anak Rimba dari Kelompok Tumenggung Ngrip dan Tumenggung Ngelembo, untuk pertama kalinya ikut serta dalam peringatan hari anak nasional (HAN).

Tahun ini Rangkaian kegiatan HAN 2022 dimulai tanggal 24 Juli sampai 30 Juli, dan pada 1 Agustus merupakan kegiatan puncak yang menghadirkan anak-anak di sejumlah daerah di Indonesia, seperti Anak di Suku Baduy, Banten; Anak di Suku Laut Pulau Bertam, Kepulauan Riau; Anak di Suku Asmat Papua; Anak di Kota Kecil Wini, Timur Tengah Utara; Anak di Pengungsian Majene, Sulawesi Barat, dan anak-anak Orang Rimba di Jambi.

Mereka terlibat dan merasakan euforia kemeriahan yang sama.

Dalam acara yang diselenggarakan Kementrian Sosial ini, kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat dimulai pukul 08:30 WITA, ketika di Jambi masih menunjukkan pukul 7.30.

Namun 45 anak Rimba yang mengikuti acara ini, yang dipusatkan Rumah Pendidikan di Komplek kantor lapangan KKI Warsi di Desa Bukit Suban Kecamatan Air Hitam Sarolangun, sudah bersiap sedari pagi.

Bahkan para rerayo dan orang tua juga ikut sibuk membantu anak-anak untuk menggunakan pakaian yang sudah dikirimkan kementrian sosial menjelang hari acara.

Foto anak rimba kelompok Tumenggung Ngelembo ikut merayakan kemerdekaan RI ke 76
Foto anak rimba kelompok Tumenggung Ngelembo ikut merayakan kemerdekaan RI ke 76 (ist)

Menteri Sosial Tri Rismaharini menyampaikan dalam kegiatan Puncak Hari Anak Nasional 2022 “Kita ingin anak-anak (dari) seluruh Indonesia bisa saling berkomunikasi. Kita ingin anak-anak di Asmat Papua nanti komunikasi dengan anak-anak di Pulau Bertam di Batam. Kemudian anak-anak di Suku Anak Dalam Jambi bisa komunikasi dengan semua”.

Kegiatan HAN juga dirancang untuk menumbuhkan rasa solidaritas dan persahabatan antar anak Indonesia. Anak-anak akan diajak mengenal sahabat nusantara sehingga mereka bisa berkenalan dengan anak lainnya di berbagai wilayah Indonesia. kegiatan tersebut senada dengan tema HAN 2022 yakni “Anak Terlindungi Indonesia Maju” dan tagline “Anak Indonesia Hebat”.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut sudah banyak aktifitas yang dilakukan bersama anak anak Orang Rimba di Sungai Terab dan Bukit Suban yakni, memberikan layanan kesehatan dan kegiatan imunisasi, beramai ramai cukur rambut dan pemberian bantuan paket berupa kebutuhan sekolah anak dan sembako sejumlah 45 paket.

Pemenuhan hak anak adalah fondasi dalam mewujudkan anak Indonesia yang berkarakter. Terpenuhinya hak dasar anak seperti pemenuhan hidup layak, pendidikan dan kesehatan diharapkan mampu membentuk anak yang memiliki resiliensi dalam mengatasi kesulitan, semangat dalam belajar, sehat, kreatif, dan tetap gembira sehingga menjadi anak Indonesia yang hebat dan tangguh.

Baca juga: Kondisi Jalan di Simpang Gado-gado Jambi Memprihatinkan, Warga Berharap Ada Perbaikan

Baca juga: Sejak Januari-Juli 2022, Ratusan Pelanggan PDAM Tirta Sarolangun Diputus

Dalam acara ini Menteri Tri Rismaharini menyapa seluruh anak nusantara, dan mengucapkan selamat hari anak. Tak lupa Risma menanyakan apa yang menjadi kebutuhan anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.

”Hallo..anak-anak di Jambi, Orang Rimba, apa kabar kalian? Coba disampaikan pada ibu apa harapan kalian,” demikian bu Risma menyapa anak-anak ini melalui zoom.

Anak-anak rimba sempat kebingungan saat di sapa. Mereka tak menduga Bu MentEri akan menyapa langsung. Saling berpandangan satu sama lain, akhirnya di bantu oleh pendamping dari KKI Warsi, Jauharul Maknun, menterjemahkan apa yang ditanyakan oleh ibu mentri ke mereka. Dengan semangat Bedugo (9) langsung menjawab.

“Halo Bu Menteri, kami anak orang Rimba di Jambi terima kasih bantuanya, kami mau minta seragam sekolah dan sepeda,” ucap Bedugo, siswa kelas 1 SD 191 Pematang Kabau yang sebelumnya sekolah alternatif di dalam Taman Nasional Bukit Duabelas bersama guru-guru Warsi.

Bu Risma langsung mengiyakan untuk seragam sekolah, namun sempat bertanya balik perihal permintaan sepeda dari anak rimba. Karena mereka tinggal di dalam hutan, pastinya akan menyulitkan kalau menggunakan sepeda.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved