Indonesia Peringkat ke-4 Perkembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Dunia
State of Global Islamic Economy Report 2022 menyebutkan Indonesia berada di posisi nomor empat dalam Global Islamic Economy Indicator (GIEI), hal ini
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM ,IAMBI - State of Global Islamic Economy Report 2022 menyebutkan Indonesia berada di posisi nomor empat dalam Global Islamic Economy Indicator (GIEI), hal ini menunjukan bahwa kinerja ekonomi syariah terjaga baik dan menggambarkan potensi perkembangan kedepannya.
Hal ini disebabkan baiknya kinerja sektor primadona pada ekonomi syariah seperti Halal Food (makanan halal), Modest Fashion (tren mode pada wanita yang mengenakan pakaian yang tidak terlalu terbuka (busana muslim)), Islamic Finance (keuangan syariah) dan Pharma dan Cosmetics (farmasi dan kosmetik).
Perkembangan yang baik dari ekonomi syariah juga diikuiti dengan peningkatan indeks literasi ekonomi syariah. Berdasarkan hasil survei dari Bank Indonesia.
Pada tahun 2021 tercatat indeks literasi ekonomi syariah mencapai sebesar 20,01 persen meningkat dibanding indeks literasi berdasarkan hasil survei tahun 2019 sebesar 16,28 persen.
Kepala OJK Provinsi Jambi Yudha Nugraha Kurata mengatakan potensi tumbuhnya ekonomi syariah ini juga di dasari jumlah penduduk muslim yang mencapai 86,9 persen dari populasi Indonesia.
"Besarnya populasi umat muslim di Indonesia memiliki potensi besar dalam mengembangkan sektor keuangan dan ekonomi syariah,' ujarnya dalam kata sambutan Semarak Ekspo Syariah Jambi (SERAMBI) Tahun 2022, Jumat (29/7/2022).
Sementara itu, Kepala Kantor Bank Indonesia Provinsi Jambi, Suti Masniari menilai baiknya potensi industri halal Indonesia memiliki peran penting terhadap industri halal global.
"Oleh karena itu, Bank Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi regional melalui dukungan terhadap ekosistem halal di daerah." Ungkapnya.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Tonton Video Polisi Asal Jambi Tewas Ditembak di Jakarta, Kondisinya Tragis
Baca juga: Akmaludin Paparkan Ranperda Inisiatif Tentang Pemanfaatan Perhutanan Sosial
Baca juga: Pemanfaatan Perhutanan Sosial masuk Ranperda Inisiatif DPRD, Ini kata Ketua Bapemperda DPRD Jambi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/yudha-nugraha-kurata-kepala-ojk-provinsi-jambi-33.jpg)