Jangan Salah Pilih, Ini Tips Membedakan Obat Palsu dan Obat yang Asli
Peran obat cukup penting agar seseorang sembuh dari sakit, hal ini yang jadi alasan tak dibenarkan beli obat palsu.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM - Keberadaan obat cukup vital untuk kesembuhan dari sakit, sehingga jangan sampai membeli obat palsu.
Peran obat cukup penting agar seseorang sembuh dari sakit, hal ini yang jadi alasan tak dibenarkan beli obat palsu.
Penggunaan obat palsu justru berakibat fatal bagi kesehatan seseorang.
Dikutip dari laman KlikDokter, dr. Dyan Mega Inderawati memberikan penjelasan.
Dikhawatirkan pada obat palsu terdapat penambahan zat kimia tertentu saat obat generik tersebut dikemas ulang, sehingga bisa jadi berdampak buruk bagi kesehatan.
Berikut tips membedakan obat asli dan palsu dari berbagai sumber,
1. Obat Palsu Mudah Hancur
Biasanya obat palsu adalah tablet mudah hancur, terkadang juga bantat.
Alasannya karena obat palsu diproduksi dengan kualitas berada di bawah standar yang semestinya.
Hal ini dijelaskan Pakar farmasi UGM, Dr. Endang Lukitaningsih, S.Sc., M.Si., Apt..
2. Perbedaan Fisik
Jika jeli mengamati, kemasan dan bentuk fisik berbeda.
Meski dibuat mirip dengan obat asli, biasanya ada perbedaan yang dapat dilihat dari kemasannya baik dari warna maupun tulisan.
3. Tulisan Mudah Luntur
Di kemasan obat palsu biasanya tulisan juga mudah luntur dan biasanya tidak ada tanggal kadaluwarsa dan nomor registrasi yang tidak sesuai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Tips-Minum-Obat-saat-Puasa.jpg)